Parkir Mobil Inap di KNIA Minim Fasilitas

foto: Waspada

KUALANAMU, WOL – Kendati parkir mobil inap di Kualanamu International Airport (KNIA) diminati para pengguna jasa bandara, pihak pengelola terkesan kurang serius mengelola parkir khusus inap tersebut.

Terbukti, sejak KNIA diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 27 Maret 2014 lalu, hingga sekarang parkir khusus mobil inap tak kunjung dibangun pihak PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara.

Padahal, setiap harinya mobil yang parkir inap di area parkir KNIA itu 100 unit dengan biaya inap 1 x24 jam Rp54 ribu. Artinya, minat dari pengguna jasa bandara sangat antusias, walaupun parkir inap mobil  di bandara pengganti Polonia Medan itu hanya ‘dibiarkan’ begitu saja tanpa didukung fasilitas yang maksimal.

“Ya, seharusnya parkir khusus mobil inap itu dibangun tersendiri di area parkir KNIA. Tujuannya, karena parkir khusus pelayanan juga harus ditopang. Kalau saat ini, ada kesan pihak pengelola parkir hanya mencari keuntungan saja,” kata, Ratna, warga Banda Aceh baru-baru ini.

Manajer Parkir PT Angkasa Pura Solusi (APS), G Sinaga, tak menampik banyaknya keluhan pengguna jasa bandara terkait dengan pelayanan parkir mobil inap. Dikatakan, komplain pengguna jasa bandara memang ada, tapi sebenarnya parkir khusus mobil inap itu belum dibangun.

Advertisement

Hal sama juga dikemukakan pengawas PT APS bermarga Nasution. Pembangunan parkir khusus mobil inap memang itu domainnya PT Angkasa Pura II dan PT APS selaku anak perusahaan hanya pelaksana.

Humas PT Angkasa Pura II Cabang Kualanamu, Wisnu Budisetianto, mengapresiasi respon positif pengguna jasa bandara terkait dengan parkir khusus mobil inap. Kendati mengakui fasilitas belum maksimal, Wisnu menegaskan PT AP II tetap berupaya agar pelayanan di bidang perparkiran bandara itu untuk lebih baik.

Terkait dengan pembangunan parkir khusus, Wisnu menyatakan kalau hal itu domainnya bagian komersil.(wol/aa/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL