Narkoba Asal Malaysia Dikendalikan Dari Lapas

Waspada
Iklan

DELISERDANG, WOL – Empat tersangka penyelundupan 1,025 kilogram sabu asal Malaysia yang diungkap Tim Bea Cukai Kualanamu bekerja sama Direktorat Reserse Narkoba Poldasu diduga dikendalikan dari Lapas Tanjunggusta Medan.

Hal itu terungkap dalam paparan kasus yang digelar di kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Kualanamu, Selasa (9/8) kemarin. Keempat tersangka berinisial MFBS (35 tahun) asal Malaysia, MYA (36 tahun), NYM alias B alias MI dan S kini ditahan di Poldasu berikut barang bukti.

Penangkapan keempat tersangka dilakukan pada Kamis (4/8) hingga Senin (8/8) lalu. Awalnya, Zaky Firmansyah selaku Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Kualanamu mengatakan MFBS adalah penumpang AirAsia dari Penang yang kemudian ditangkap di terminal kedatangan KNIA.

Dari pria asal Malaysia itu diamankan 1,025 kg sabu yang disimpan dalam selangkangan dan dibalut kaus kaki. Petugas Bea Cukai bekerja sama dengan Poldasu mengembangkan kasusnya, hingga menangkap MYA di salah satu hotel di Medan.

“Atas pengembangan tersangka kurir sabu itu, kemudian ditangkap dua tersangka lain diduga pemilik barang berinisial NYM alias B alias MI dan S,” katanya.

iklan

Kedua tersangka yang ditangkap itu merupakan narapidana kasus narkoba di Lapas Tanjunggusta Medan. Jadi, lanjut Zaky, semua tersangka yang ditangkap ada empat orang (satu WN Malaysia dan tiga asal Medan).

Dir Narkoba Poldasu, Kombes Pol Edy Iswanto, menyatakan ini baru pertama kali dari rangkaian kasus narkoba di bandara diungkap mulai dari pengirim, penjemput, dan pemesan. Kini, pihaknya sedang mencari HP kedua tersangka di Lapas Tanjunggusta.(wol/aa/waspada/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan