LPj Tahun Anggaran 2015, Eldin Akui Banyak Kekurangan

WOL Photo/M. Rizki

MEDAN, WOL – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, menyebutkan secara akumulatif, realisasi pendapatan untuk tahun anggaran 2015 tercatat mencapai Rp4,25 triliun yang terdiri dari PAD sebesar Rp1,48 triliun lebih dan pendapatan transfer Rp2,76 triliun lebih.

“Realisasi pendapatan daerah tahun 2015 ini mencapai 84,40 persen dari target yang ditetapkan. Untuk belanja, secara akumulatif, realisasi belanja tahun anggaran 2015 tercatat mencapai Rp4,28 triliun terdiri dari  belanja operasi Rp3,45 triliun, belanja modal Rp916 miliar lebih dan belanja tak terduga Rp278 juta lebih,” paparnya dalam sidang Paripurna nota pengantar Wali Kota Medan dalam rangka penyampaian Ranperda Kota Medan tentang Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2015, Senin (22/8).

Ditambahkan, realisasi belanja 2015 ini mencapai 80,01 persen dari taget anggaran yang ditetapkan. “Sementara transfer bantuan keuangan secara akunulatif, realisasi transfer bantuan keuangan untuk tahun anggaran 2015 tercatat mencapai Rp1,22 miliar lebih. Realisasi transfer tahun anggaran 2015 ini mencapai 80,77 persen dari target anggaran yang ditetapkan,” sambungnya.

Lebih lanjut Eldin menjelasakan soal pembiayaan. Secara akumulatif, realisasi penerimaan pembiayaan terealisasi sebesar Rp370,72 miliar lebih, pengeluaran pembiayaan Rp2,22 miliar lebih.

“Berdasarkan uraian di atas, Silpa tahun 2015 tercatat Rp252,57 miliar lebih dengan perincian, saldo dana fasilitas kesehatan yang dikelola Dinkes Rp24,74 miliar lebih, saldo Dana Alokasi Khusus Rp3,84 miliar lebih, saldo dana tunjangan profesi guru Rp159,96 miliar lebih, saldo dana badan layanan umum daerah Dr Pringadi Rp23,76 miliar lebih dan saldo anggaran lebih Rp40,27 miliar lebih yang akan dikelola guna mendukung kebutuhan pembiayaan pembangunan tahun 2016 dan kewajiban yang belum diselesaikan tahun 2016,” urainya.

Advertisement

Eldin juga mengakui masih banyak terdapat kekurangan yang bersifat administratif dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk itu pihaknya terus meningkatkan efektifitas dan efiseinsi pengelolaan keuangan daerah, khususnya terhadap pendapatan.

“Sedangkan dari sisi belanja, kita berharap terus meningkatkan kinerja pembangunan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Sebagai catatan, pada tahun anggaran 2015 ini, seluruh SKPD telah dapat menyusun laporan keuangan SKPD sesuai dengan amanat PP nomor 71 tahun 2010 tentang standar akutansi pemerintahan dan peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 64 tahun 2013 tentang penerapan standar akutansi pemerintah daerah berbasis akrual pada pemerintah daerah,” pungkasnya. (wol/mrz)

Editor: Agus Utama