Kepala KLH Minta Tutup Galian C Ilegal

Ilustrasi (foto: ist)
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Masyarakat dan pihak terkait diharapkan mampu menghentikan aktivitas galian C ilegal yang kini masih beroperasi di sejumlah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara. Tentu, aktivitas semacam itu dapat berakibat fatal terhadap lingkungan.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Aceh Utara, Nuraina, mengatakan galian C ilegal yang masih beroperasi masing-masing di Kecamatan Langkahan, Paya Bakong, Sawang, Nisam, Matangkuli, dan Cot Girek. Dimana akibat aktivitas tersebut kondisi lingkungan sudah sangat parah, kepolisian diminta tegas untuk menghentikannya.

“Seharusnya pihak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan masyarakat setempat bekerjasama untuk menghentikan aktivitas galian C liar yang ada di Aceh Utara. Banyak galian C ilegal di Aceh Utara, sementara yang legal bisa dihitung jari. Kita harapkan masyarakat berperan di depan untuk mengehentikan galian C liar,” harap Nuraina.

Untuk Kecamatan Langkahan, Nuraina menyebutkan, aktivitas Galian C sudah lama beroperasi. Sementara hingga saat ini belum ada pihak yang mampu menghentikan aktivitas tersebut. Ia menduga, ada oknum tertentu yang menjadi beking sehingga galian C yang dimaksud belum dihentikan.

“Jika Kapolsek Langkahan mengaku tidak mengetahui ada aktivitas galian C ilegal di kecamatan itu tidak mungkin, karena Langkahan tidak luas, kecuali pura-pura tidak tahu. Pihak KLH mengapreasiasi pihak Polres Aceh Utara yang tengah menutup beberapa aktivitas galian C ilegal di kabupaten itu,” Tuturnya.

iklan

Sementara, Kapolsek Langkahan, Ipda Sudiarno saat ditemui wartawan, mengaku dirinya belum mengetahui ada galian C ilegal di Langkahan karena baru beberapa bulan bertugas di kecamatan tersebut.

“Saya baru di Langkahan, sehingga belum ada laporan tentang ada aktivitas galian C ilegal di Langkahan, saya akan turun langsung ke lokasi untuk membuktikannya,” ujarnya.(wol/chai/data3)              

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan