Fasilitas Kaum Disabilitas Minim di Medan

Ilustrasi (tempo.co)
Iklan

MEDAN, WOL – Sekretaris Daerah Kota Medan, Syaiful Bahri Lubis, mengakui masih minimnya sarana dan prasarana bagi penyandang Disabilitas. Meskipun begitu, dirinya tetap mengupayakan agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) membangun fasilitas bagi mereka penyandang disabilitas.

“Mereka juga adalah warga kita. Terus terang saya ikut merasakan hal itu (kurangnya) fasilitas bagi mereka. Bahkan berkali-kali saya sudah sampaikan hal ini kepada SKPD untuk membuat fasilitas tersebut,” katanya baru-baru ini.

Syaiful menambahkan, rencana pembangunan sarana bagi kaum penyandang cacat itu tetap ada. Artinya Pemko Medan tetap prioritaskan hal itu, terutama di trotoar-trotoar dan juga kantor Wali Kota Medan.

“Program Pemko membangun sarana itu sudah dikoordinasikan antara Bina Marga dan Dinas Perhubungan. Saat ada pertemuan dengan Duta Besar Amerika di Medan beberapa waktu lalu, pembicaraan soal ini masuk sebagai bahasan.

Sementara itu, anggota DPRD Sumut, Yulizar Parlagutan Lubis, mengatakan sudah sepatutnya fasilitas untuk kaum penyandang cacat diprioritaskan di Kota Medan. “Ini yang kita usulkan ke Pemko Medan agar fasilitas bagi Disabilitas diprioritaskan kedepan. Dan Sekda menjawab kritik tidak hanya dari saya, juga dari Konjen Amerika,” katanya kepada sejumlah awak media usai berkunjung ke kantor Wali Kota Medan, pekan lalu.

iklan

Menurutnya, dari agenda kunjungan kerja ke Pemko Medan kala itu, Pemko tampak serius menanggapi masalah ini. Politisi PPP ini juga mengakui seperti kondisinya saat ini, di mana harus memakai kursi roda paskakecelakaan yang menimpanya. Dirinya sangat susah untuk masuk ke kantor Wali Kota Medan. “Begitupun saat saya mau ke ruang paripurna di DPRD Sumut, saya sangat susah masuk ke sana. Ini yang saya harapkan menjadi perhatian pemerintah daerah kita,” harapnya. (wol/mrz/data2)

Editor: Agus Utama

Iklan