Eldin: Pengelolaan Masjid Harus Profesional

WOL Photo

MEDAN, WOL – Ada sekitar 1.069 masjid di Kota Medan, namun sebagian besar pengelolaan masih dilakukan secara konvensional dan tidak difungsikan secara maksimal.

Padahal selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid juga dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas keagamaan dan sosial sekaligus sarana penguatan ukhuwah Islamiyah. Karenanya, pengelolaan masjid harus dilakukan secara profesional.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin pada Seminar Nasional Manajemen Masjid di Grand Kanaya Hotel, Jalan Darussalam Medan yang diselenggarakan Harian Waspada bekerja sama dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Sabtu (20/8).

“Saya berharap hasil seminar ini akan menjadi masukan penting bagi para pengurus masjid dalam melakukan pengelolaan ke depannya. Selain itu hasil seminar ini juga akan menjadi masukan dan pertimbangan bagi Pemko Medan dalam mengambil kebijakan,” katanya.

Mantan Sekda Kota Medan ini berharap agar pengurus masjid harus sering berada di masjid. Dengan demikian, pengurus dapat mengetahui keinginan para jamaah. Di samping itu, pengurus masjid juga harus menjadi contoh bagi para jamaah dalam memakmurkan masjid.

Advertisement

Eldin selanjutnya berharap agar seminar seperti ini tidak berhenti begitu saja. Dia ingin seminar ini terus digelorakan dalam upaya untuk me-manage masjid menjadi lebih baik ke depannya, termasuk memakmurkannya.

Wali Kota menyatakan tidak mau banyak masjid yang berdiri megah, namun sedikit jamaah yang memakmurkannya. Apalagi dari hampir 3 juta penduduk Kota Medan, sekitar 2 juta di antaranya pemeluk agama Islam.

“Jadi saya sangat berharap agar semua masyarakat khususnya umat Muslim supaya dapat memakmurkan masjid dan dikelola manajemen yang baik,” ujarnya.

Pemimpin Umum Harian Waspada, dr Hj Rayati Syafrin, mengatakan manajemen masjid tidak hanya terfokus kepada sarana fisik ibadah semata. Karena itu, pemikiran seperti ini perlu dikembangkan, sebab dalam paradigma manajemen masjid pada hakikatnya adalah pendayagunaan masjid dalam berbagai multifungsi untuk kepentingan dan basis dakwah.

Jika masjid dikelola dengan baik, kata Rayati, tidak saja masjid sebagai pusat ibadah semata tetapi juga menjadi sentral kegiatan umat. Hal ini tentunya akan berkontribusi kepada peradaban Islam, khususnya di Kota Medan.(wol/aa/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL