VIDEO: Pedagang Pasar Aksara Bakar Ban di Simpang Jl Letda Sudjono – HM Yamin

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, WOL – Masalah pascakebakaran Pasar Aksara semakin rumit, dimana hingga saat ini Pemko Medan belum juga memberikan kepastian relokasi pedagang. Ratusan pedagang yang menjadi korban kebakaran terpaksa berjualan di tengah Jalan Aksara, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung.

Pantauan Waspada Online, Kamis (28/7), karena aspirasi tidak ditanggapi ratusan pedagang Pasar Aksara menggelar unjuk rasa dengan membakar ban tepatnya di persimpangan Jalan Letda Sujono dan Jalan Prof HM Yamin.

Aksi bakar ban yang dilakukan para pedagang sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Kota Medan, DPRD Kota Medan dan PD Pasar karena aspirasi mereka yang disampikan hingga kini belum juga terealisasikan.

Selain itu, para pedagang juga membuat spanduk meminta Pemko Medan untuk bertanggungjawab atas kebakaran Pasar Aksara.

“Di mana hati nurani kalian pejabat Kota Medan. Lihatlah nasib kami ini. Jangan untuk membiayai anak kami, untuk makan kami sendiri saja sudah tidak mampu,” teriak pedagang yang menggelar unjuk rasa.

Advertisement

Suasana heboh semakin tidak terbendung, selain membakar ban di tengah jalan para pedagang juga duduk sembari berguling-guling di tengah jalan menghadang laju kendaraan yang melintas.

“Sebelum permintaan kami dipenuhi, kami tetap akan berada di sini. Jangan usir, kami bukan penjahat. Kami hanya minta keadilan,” teriak pedagang yang tampak duduk di tengah jalan.

Ratusan pedagang Pasar Aksara yang berunjuk rasa menilai Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, tidak peduli terhadap nasib para pedagang.

Selain itu, Ketidakpastiaan Pemko Medan mengenai relokasi penempatan berjualan yang baru membuat pedagang terpaksa berdagang di tengah jalan. Dimana jualan di jalanan tersebut sebagai bentuk rasa kekecewaan terhadap Pemko Medan dan PD Pasar.

Selengkapnya
https://waspada.co.id/medan/pedagang-a…
https://waspada.co.id/medan/pedagang-a…