Hj Cut Ratna Irawati Santuni 2 Bocah Sakit

WOL Photo/chairul sya’ban
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Ketua PKK Kabupaten Aceh Utara, Hj Cut Ratna Irawati SE, menyantuni bocah penderita penyakit cerebral palsy dan bocah gangguan jiwa di Desa Teungoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (25/7).

Hj Cut Ratna Irawati SE yang juga isteri Bupati Aceh Utara ini menyambangi kediaman dua bocah itu bersama pihak Dinas Sosial, Baitul MAL dan Tim Medis dari Puskesmas setempat. Kepada pihak terkait, isteri bupati ini meminta untuk harus memberikan perhatian khusus.

“Pihak Puskesmas harus melakukan penanganan yang maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Jangan menunggu, tapi harus menjemput bola. Dan segera mengambil tindakan jika ada kasus dilapangan. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang luput dari perhatian dan pelayanan,” pinta Cut Ratna.

Sementara itu Kepala Puskesmas Sawang dr Fauziah mengatakan, bocah bernama Restu Bahagia (4) sejak usianya dua bulan mengalami kejang disertai demam yang terus berulang. “Pada usia tujuh bulan pernah dirujuk ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh untuk dilakukan scanning,” ujarnya.

Pihak keluarga, sambung Fauziah, sebelumnya juga sudah pernah membawanya ke Puskesmas Sawang dan RSU Cut Meutia Buket Rata di Kota Lhokseumawe, Aceh. “Kemudian juga sudah pernah ditawarkan untuk melakukan Fisio Terapy, namun ibunya tidak menyetejui tawaran itu,” tambah Fauziah.

iklan

Dari hasil kesimpulan, Fauziah kembali menerangkan, bocah tersebut bukan mengalami Polio, namun dikarenakan pengaruh kejang-kejang saat bayi dan diagnosanya yaitu Ceberal Palsy. Dan tindakan yang harus dilakukan diantaranya Fisioterapy, tingkatkan suplay gizi, member obat-obat Simtomatis, melakukan konseling terus menerus dan pengawasan.

Sementara itu Kepala Puskesmas Nisam, Armansyah SKM MSM, mengatakan,  untuk pasien bocah bernama Cut Rahmatul Hafizah (10) telah mengalami gangguan jiwa sejak kecil. Pihak Puskesmas sendiri sudah mengambil tindakan dengan merujuknya ke Psikiater RSU Cut Meutia Buket Rata Lhokseumawe.

“Saat ini kita terus member perawatan khusus dan mendatangi rumah pasien tersebut untuk merawatnya. Kita juga memberikan edukasi kepada keluarga tentang cara merawat pasien, insyaallah besok juga kita bawa lagi ke RSU Cut Meutia,” jelas Arman.(wol/chai/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan