Subsidi BBM Solar Dipangkas Rp650, BPS Hitung Dampaknya

Istimewa

JAKARTA, WOL – Badan Pusat Statistik (BPS) menilai rencana Pemerintah menerapkan besaran potongan subsidi solar dari Rp1.000 per liter menjadi Rp350 per liter. Sehingga subsidi solar dipangkas sebesar Rp650 per liter.

Kepala BPS Suryamin mengatakan dampak dari rencana tersebut pun masih didiskusikan di tataran Pemerintah. Untuk itu dirinya belum mengetahui kiranya berapa besaran dampaknya ke inflasi. Namun yang pasti akan sangat tergantung implementasi yang merata.
“Harusnya ada (dampaknya). Kalau besar itu berapa belum bisa prediksi. Tapi juga harus mengetahui apakah implementasinya sudah semua atau belum, sudah di seluruh daerah apa belum,” kata Suryamin, di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Sementara itu Deputi Distribusi, Jasa, dan Statistik BPS, Sasmito Hadi Wibowo mengatakan dampak terhadap inflasinya kecil karena konsumsi di masyarakatnya pun sedikit yakni kurang dari lima persen.

Selain itu, Sasmito menjelaskan dampaknya pada kenaikan tarif angkutan pun tergantung penggunaan. Namun, kebanyakan moda transportasi umum menggunakan premium sehingga tidak akan berpengaruh. Paling yang terkena pengaruh seperti truk-truk pengangkut bahan pangan.

“Pengaruh ke pangan enggak. Tapi butuh waktu itu. Nanti terlihatnya setelah naik, kalau belum ya enggak,” ujar Sasmito.

Advertisement

Lebih jauh, dampak inflasinya tak akan langsung dan akan sangat tergantung terhadap respons angkutan umum dan pangan.

“Sekarang ini agak mix kan barengan dengan puasa dan Lebaran dan tahun ajaran baru, jadi campur leg-nya ya bisa hitungan mingguan. Misal naik atau berlaku pertengahan bulan, jangan-jangan baru terasa bulan berikutnya. Jadi momentumnya juga penting,” jelas dia.(mtn)