Periksa 552 Pesawat, Kemenhub Klaim Aman

Ilustrasi (foto:How to Geek)
agregasi
agregasi

 

JAKARTA, WOL – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara hari ini melakukan pemeriksaan rutin secara menyeluruh setiap bulan (ramp check) terhadap pesawat udara. Pemeriksaan rutin ini merupakan pemeriksaan lanjutan yang dilakukan terutama guna menghadapi musim mudik Lebaran 2016.

Setelah melakukan lanjutan ramp check selama kurang lebih tiga jam di Bandara Soekarno-Hatta, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo menyatakan hasil ramp check yang telah dilakukan sejak 27 Mei hingga hari ini, tidak ada masalah yang berarti. Pemeriksaan ramp check meliputi kelaikan pesawat itu sendiri hingga pemeriksaan terhadap operasi.

Adapun jumlah pemeriksaan rutin (ramp check) yang telah dilakukan hingga hari ini sebanyak 1.624 kali terhadap 552 pesawat. Jumlah ini lebih banyak bila dibandingkan dengan angkutan Lebaran yang telah disiapkan untuk tahun ini yakni 529 pesawat.

“Kelaikan kita periksa mulai dari kondisi ban, rem, frame-nya seperti apa, apakah ada baut lepas dan sebagainya. Dari sisi luar kita periksa keliling, kemudian masuk ke dalam kita juga periksa semua apakah semua peralatan berfungsi, life vest tersedia, oksigen, fire extinguisher, license dari penerbang (pilot) dan co-pilot juga diperiksa. Hasil pemeriksaan tadi bagus semuanya,” ujarnya di Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (22/6/2016).

Advertisement

Dia menerangkan, sepanjang ramp check hanya saja ditemukan beberapa permasalahan kecil. Permasalahan yang ditemukan dapat dikategorikan tidak terlalu parah dan langsung dapat ditangani oleh maskapai.

“Kondisinya dari 552, hampir semua kondisinya bagus. Hanya temuan-temuan kecil seperti lampu tidak menyala, kursi yang kurang bagus, dan sebagainya,” ucapnya.

Dia menjelaskan, kegiatan pemeriksaan rutin ramp check ini tidak hanya dilakukan pada otoritas bandar udara (bandara) wilayah II saja, melainkan juga dilakukan pada otoritas bandara wilayah I hingga X. Seluruh otoritas bandara tersebut selain melakukan ramp check pada sarana juga melakukan pemeriksaan pada prasarana.

“Lakukan pemeriksaan kesiapan aerodrome, safety-nya, kemudian lampu landasan, terus masuk ke terminal, kemananan kita periksa, mulai x-ray, cctv, dan sebagainya,” tutur dia.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan guna kesiapan dari pelayanan lalu lintas penerbangan (air navigation). Tahun ini sebanyak 35 bandara akan diperiksa dari sisi keamanannya dan juga pelayanan lalu lintas penerbangan.

“Diharapkan besok tanggal 23 Juni selesai dan kita laporkan ke Bapak Menteri,” pungkasnya.(hls)