Momentum Greysia/Nitya

foto: pbsi
Iklan

SYDNEY, WOL – Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari berhasil melewati semifinal Australia Terbuka Super Series 2016 dengan mengalahkan Yu Yang/Tang Yuanting (Tiongkok) 21-18, 21-17.

“Kami cuma prepare permainan kami di lapangan. Kami sama-sama tahu permainannya, jadi kami lebih ke diri sendiri. Gimana kami mengalahkan trauma kami, setelah sempat cedera kemarin. Inilah momentum yang mau kami ambil. Supaya persiapan menuju Olimpiadenya juga lebih baik,” kata Greysia.

Kemenangan ini sekaligus menambah satu rekor baik pertemuan Greysia/Nitya atas Yu/Tang. Dalam enam kali pertemuan, Greysia/Nitya baru menang sekali pada pertemuan terakhirnya di India Terbuka 2016.

“Pastinya menambah kepercayaan diri kami setelah menang di pertemuan terakhir. Dan ini kemungkinan jadi pertandingan terakhir kami sebelum Olimpiade, jadi kami harap ini bisa menjadi modal buat kami,” kata Nitya.

Di final, Greysia/Nitya akan bertemu Bao Yixin/Chen Qingchen. Duet Tiongkok ini meraih tiket final dengan mengandaskan Naoko Fukuman/Kurumi Yonao (Jepang) 15-21, 21-18, 21-16 setelah bertarung selama 1 jam 24 menit.

iklan

Ganda putra juga menuai sukses dengan menciptakan All Indonesian Final. Dua pasangan yang sudah memastikan gelar juara adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi.

Kevin/Marcus menang atas Chen Liu/Siwei Zheng (Tiongkok) 21-17, 21-11 hanya dalam waktu 30 menit. Di laga lain, Angga/Ricky menang atas rekannya sendiri, Berry Angriawan/Rian Agung Saputro, yang kalah 21-16, 21-14.

Sayang, mimpi Indonesia meraih juara di tunggal putra harus kandas. Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui keunggulan Hyeok Jin Jeon (Korea) 21-19, 16-21, 21-19. Di final, Jeon akan bertemu Hans-Kristian Vittinghus (Denmark).

Kekalahan juga dialami ganda campuran. Praveen Jordan/Debby Susanto gagal usai dikalahkan Zheng Siwei/Chen Qingchen (Tiongkok) 19-21, 21-11, 21-16. (wol/aa/pbsi/tsw/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan