Mendagri: Masyarakat Perlahan Tinggalkan Nilai-Nilai Pancasila

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (Foto: Okezone)
Iklan
agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan, akhir-akhir ini secara perlahan banyak masyarakat yang meninggalkan nilai-nilai Pancasila.

“Namun dalam beberapa dekade usaha mengisi kemerdekaan Indonesia kita menyaksikan, di satu sisi Pancasila telah dipisahkan keterkaitannya dengan penggalinya, dikaburkan pengertian-pengertiannya, diselewengkan dan akhirnya secara perlahan-lahan ditinggalkan dalam prakteknya,” kata Tjahjo saat memberikan Pidato dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Kemendagri, Rabu (1/6/2016).

(Baca Juga: Jokowi Sebut Indonesia Tidak Galau karena Punya Pancasila)

Agar nilai-nilai tersebut tidak semakin pudar, Tjahjo meminta, seluruh rakyat Indonesia meneguhkan diri bahwa Pancasila sebagai ideologi yang hidup.

iklan

“Keteguhan kita sebagai kekuatan Pancasila dalam memperjuangkan Pancasila agar menjadi ideologi yang hidup, mengalami perapuhan. Untuk itu saudara-saudara, dalam rangka memperingati hari lahirnyaa Pancasila, satukan hati, pikiran, ucapan dan tindakanmu ke dalam satu tarikan nafas perjuangan mewujudkan Pancasila. Jangan pernah biarkan tindakanmu mengkhianati ucapanmu,” lanjutnya.

Tjahjo meminta, seluruh masyarakat terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadikanlah gotong royong sebagai intisari Pancasila menjadi cara pikirmu, menjadi cara tuturmu dan menjadi cara kerjamu di manapun dan kapan pun, jangan pernah lelah untuk berpikir dan bertindak secara gotong royong,” paparnya.

“Hanya dengan cara itu, Pancasila akan mejadi ideologi dinamis yang hidup dan berdialektika di tengah-tengah bangsa yang Bhinneka ini,” tutup Tjahjo.

Iklan