Istora Senayan Selalu Jadi Tempat Spesial

Antara
Iklan
agregasi
agregasi

 

JAKARTA, WOL – Atmosfer venue perhelatan BCA Indonesia Open 2016 di Istora Senayan banyak melahirkan perhatian dan pujian dari para atlet, baik atlet Indonesia maupun mancanegara.

Personel ganda putra andalan Indonesia, Mohammad Ahsan, rupanya juga memuji suasana yang ada di dalam lapangan. Menurut Ahsan, tidak ada yang bisa mengalahkan dukungan dan atmosfer yang ditunjukkan para pengunjung di dalam Istora Senayan. Pebulutangkis berusia 28 tahun itu mengaku selalu merinding tiap kali main di Indonesia Open.

“Dukungan suporter sangat luar biasa hari ini. Saya merinding. Bawaannya terlihat seperti gedung ini mau pecah,” kata Ahsan baru-baru ini.

Bersama tandemnya, Hendra Setiawan, Ahsan baru sekali bermain di Indonesia Open 2016. Di laga pembuka, ganda putra peringkat dua dunia itu mengalahkan Or Chin Chung/Tang Chun Man (Hong Kong) 23-21, 25-23.

iklan

Di babak kedua, Hendra/Ahsan akan berhadapan dengan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. Petersen/Kolding.  Wakil Denmark ini melaju dengan menyingkirkan ganda muda Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, 21-19, 14-21, 27-25.

Selain Ahsan, Marcus Ellis tidak menampik jika BCA Indonesia Open Super Series 2016 di Istora Senayan merupakan salah satu turnamen bulutangkis dunia level Super Series termegah yang pernah ada. Salah satu faktornya adalah keberadaan penonton yang membuat suasana Istora bergemuruh.

“Tidak ada tempat lain di dunia yang seperti ini, fans mendukung, dan berteriak dengan kencang. Saya tahu itu untuk pemain Indonesia tetapi saya rasa itu adalah atmosfer yang luar biasa, setiap tahun saya senang bisa berada di sini. Saya rasa ini adalah tempat favorit saya untuk bermain,” ujar pebulutangkis asal Inggris tersebut.

“Saya tidak masalah sering bermain di Indonesia, di Istora. Sejujurnya, saya menyukai kondisinya, saya tidak bisa menyalahkan situasi hanya karena saya kalah. Saya sangat menikmati bermain di sini. Jadi itu tidak mengganggu saya,” jelasnya.(wol/aa/sportokezone/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan