DPRD Sumut Temukan Penyalahgunaan Hutan Sibolangit

WOL Photo
Iklan

MEDAN, WOL – DPRD Provinsi Sumatera Utara menemukan indikasi kuat tentang adanya penyalahgunaan kawasan hutan di wilayah Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

Sekretaris Komisi B DPRD, Sumut Arripay Tambunan, mengatakan, indikasi itu ditemukan ketika pihaknya melakukan kunjungan ke kawasan hutan Sibolangit pada Rabu (8/6).

“Malah, bukan indikasi lagi, tetapi kami benar-benar melihat penyalahgunaan itu,” katanya, Kamis (9/6).

Menurut dia, Komisi B DPRD Sumut menemukan sejumlah kejanggalan dalam pemanfaatan kawasan hutan di Sibolangit tersebut.

Ia menconontohkan adanya kegiatan galian C dengan mengambil material berupa tanah dan batu dari kawasan hutan tersebut.

iklan

Demikian juga dengan adanya perkebunan sawit di kawasan itu. “Heran juga, masa di kawasan hutan ada perkebunan sawit,” katanya.

Kemudian, Komisi B DPRD Sumut juga melihat adanya badan jalan yang dibangun dengan aspal meski kondisinya mulai rusak.

Pihaknya menilai adanya aktivitas yang melanggar aturan dalam pemanfaatan kawasan dan diketahui instansi tertentu sehingga membangun jalan tersebut.

“Pemkab Deliserdang harus bertanggung jawab, terutama Dinas Kehutanannya. Apa boleh membangun jalan di kawasan hutan,” kata Arripay Tambunan.

Dengan adanya aktivitas terlarang di kawasan hutan Sibolangit tersebut, pihaknya tidak merasa heran jika kemampuan serapan air daerah perbukitan itu semakin berkurang.

Ketika dipertanyakan tentang kemungkinan kerusakan kawasan hutan itu dengan banjir bandang di air terjun Dua Warna yang menimbulkan korban jiwa, politisi PAN tersebut menilai kemungkinan itu ada.

“Bisa saja itu salah satu faktor penyebabnya,” ujarnya.(wol/ant/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan