Pilkada Damai Butuh Kearifan Penyelenggara

foto: Waspada
Iklan

LANGSA, WOL – Dalam menyongsong Pilkada Damai pada tahun 2017 mendatang dibutuhkan kearifan pihak penyelenggara. Terciptanya pilkada damai bila adanya kearifan dari penyelenggara KIP, Panwaslih, peserta pilkada, dan tim kampanye.

Demikian dikatakan Kepala Kesbangpol dan Linmas Kota Langsa, H Agussalim SH MH, pada Focus Group Discussion (FGD) di aula setempat, Rabu (25/5) kemarin. Agussalim menyebutkan permasalahan pilkada itu butuh kesadaran semua pihak dan diharapkan adanya transparansi penyelenggara dalam memberikan info ke publik.

Selain itu, persoalan yang bisa merusak pilkada damai adalah masalah kerusakan moral baik itu datangnya dari penyelenggara dan tim kampanye. Namun demikian persoalan akan bisa diminimalisir bila semua pihak bisa memahami serta arti penting sebuah perhelatan Pilkada damai.

Komisioner KIP Kota Langsa, Ngatiman, menyatakan ada beberapa kemungkinan terjadi gangguan pada Pilkada 2017 yang akan dihadapi KIP Kota Langsa di antaranya tahap pemutakhiran data pemilih yang diselenggarakan pada 8 Desember 2016.

Kemudian, penetapan calon yang dianggap rawan gangguan pada Pilkada tahun 2016 yaitu tahap calon yang tak lulus verifikasi dan penetapan nomor urut kandidat calon serta jika salah satu kandidat tidak memenuhi persyaratan dan didiskualifikasi, sehingga akan mengundang keributan dari massa pendukung.

iklan

“Sejauh ini, KIP Kota Langsa akan membuat suatu kegiatan sosialisasi terhadap para calon mengetahui aturan yang telah ditentukan oleh KIP Kota Langsa dan Panwaslu, sehingga hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” sebutnya.

Ketua DPDI-P Kota Langsa, Syahrial Salim, mengharapkan KIP Kota Langsa yang bekerja pada Pilkada tahun 2017 harus jujur dan dewasa dalam penyelenggaraan pilkada mendatang.

Pasi Intel Kodim 0104/Atim, Lettu Inf Said Muhammad, menyatakan siap membantu dan mendukung pihak Polri sebagai institusi dalam hal pengamanan dalam pilkada.(wol/aa/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan