Pengungsi Aceh Butuh Perhatian

Waspada
Iklan

TAPSEL, WOL – Pengungsi asal Aceh yang bermukim sejak tahun 2000 di Trans Rianiate II, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah setempat.

“Ekonomi kami juga cukup sulit. Tapi hanya satu keluarga yang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah,” kata Syamsidar didampingi warga lainnya baru-baru ini.

PKH dimaksud adalah program bantuan uang tunai dari pemerintah pusat kepada rakyat sangat miskin. Bantuan itu bertujuan membantu peningkatan ekonomi rakyat miskin di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan dan sosial.

Syamsidar juga mengeluhkan ketiadaan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan sekolah anak-anak mereka seperti pakaian seragam. Padahal, ada program Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan anaknya juga berprestasi di sekolah.

“Anak saya Nur Azhari, murid kelas dua di SD Islam Terpadu (IT) di Hutaraja. Dia ranking tertinggi di kelas, kami takut mengecewakannya karena tak mampu secara ekonomi. Setidaknya kami membutuhkan bantuan pemerintah untuk beli seragam,” ujarnya.

iklan

Plt Kadis Pekerjaan Umum Tapsel yang kebetulan memonitor proyek bangunan jalan di daerah itu meminta warga bersabar. Dikatakan, pihaknya akan koordinasi dengan dinas terkait.(wol/aa/waspada/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan