Korban Bawa Tersangka Curanmor ke Polsek Sunggal

WOL Photo/gacok

MEDAN, WOL – Deny Hutajulu alias Deny (22) warga Pangkalan Brandan, kena bogem mentah dan mobil Avanza yang dikendarainya mengalami pecah kaca dihantam helm, karena melakukan pencurian sepeda motor (curanmor) Yamaha Mio BK 2151 PAT.

Peristiwa itu terjadi karena Arif (22) selaku korban penggelapan sepeda motor emosi terhadap Deny, sehingga ditangkapnya di Jalan TB Simatupang dekat RS Sundari, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.

Tersangka selain terlibat kasus penggelapan sepeda motor diadukan ke Polsek Medan Sunggal, juga terlibat kasus pencabulan terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya) usia 18 tahun mahasiswi Unimed warga Pangkalan Brandan.

“Deny memang tak tau diuntung, sudah kuberi tumpangan tinggal di kosku Jalan Pembangunan, dia justru tega menggelapkan sepeda motorku Jumat (29/4) lalu,’ jelas korban, Arif, kepada Waspada Online, Senin (2/5), malam ini.

Akibatnya, Deny tamatan SMA ini pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya usai ditangkap korbannya di Jalan TB Simatupang.

Advertisement

Selanjutnya Deny pun diserahkan ke Polsek Sunggal bersama 1 unit mobil Toyota Avanza BK 1765 OC yang diduga direntalnya.

Kepada Waspada Online, korban Arif juga mengatakan, tersangka meminjam kendaraannya dengan alasan menjemput temannya di Pintu IV USU Jalan Dr.Mansyur Medan.

“Sebenarnya jarak menjemput kawannya sangat dekat dengan kos bang, cuma karena segan nolaknya, saya kasih saja. Gak taunya dibawa kabur sepeda motorku,” jelas Arif.

Ditambahkan, dirinya yakin sepeda motornya digelapkan tersangka lantaran semua pakaiannya sudah tak ada di kamarnya.

“Rupanya sepeda motorku sebagai terget. Bajunya sudah dibungkus plastik dan dititip di kamar sebelah. Untung lah dia berhasil kami tangkap di JalanTB Simatupang dekat RS Sundari. Pengakuannya keretaku sudah dilego dengan harga Rp1,5 juta,” pungkas Arif.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Nur Istiono SIK,SH, membenarkan tersangka sudah diamankan korbannya. Saat ditanya Waspada Online kasus cabul yang dilakukan tersangka, Iptu Nur Istiono, mengatakan korban cabul dengan pelaku sempat pacaran selama delapan bulan.

“Kami tidak tahu masalahnya korban minta putus, karena korban menekuni perkuliahan. Eh, korban dibawa pelaku naik mobil, bahkan korban sempat dibawa ke hotel, kasusnya rencana akan diteruskan ke Polsek Deli Tua,” jelas.  (wol/gacok/data1)

Editor: SASTROY BANGUN