KNPI Medan Sikapi Penyebaran Idiologi PKI di Indonesia

WOL Photo/ M/Rizki
Iklan

MEDAN, WOL – Puluhan massa KNPI Kota Medan di bawah kepemimpinan El Adrian Shah, berunjukrasa di gedung DPRD Medan, Senin (9/5). Kedatangan mereka disebabkan sudah mulai berkembangnya ideologi komunis di Indonesia dengan mengatasnamakan Partai Komunis Indonesia.

Dalam orasinya, Adrian menyebutkan, komunis sempat mati suri, pasca Uni Soviet dan faham komunis di negara eropa timur runtuh. Namun faham komunis di negara Cina terus tumbuh semakin kuat dan bermetamorfosis, bahkan juga terjadi di Indonesia.

“Banyak tokoh yang menyamakan larangan terhadap komunis adalah pelanggaran HAM dan demokrasi. Itu keliru,” tegasnya di hadapan sejumlah anggota KNPI Kota Medan.

Ditambahkannya, era kepemimpinan Jokowi, gerakan-gerakan dan upaya penyebaran faham komunis marak terjadi. Hal itu terlihat dari isu dan kegiatan yang muncul yakni, penghapusan TAP MPRS No.XXV tahun 1996. Penghapusan sejarah penghianatan PKi dari kurikulum, penghentian pemutaran film G30S/PKI, pembuatan buku dan film tentang pembelaan PKI.

“Membuat RUU komisi kebenaran dan rekonsiliasi untuk memutihkan kesalahan PKI, meminta kepada Komnas HAM agar pemerintah minta maaf ke PKI, membentuk poros Indonesia Cina, mengadakan seminar dan promosi PKI, membentuk Ormas/Orsospol yang berafiliasi dengan PKI dan melakukan segala kegiatan dalam rangka pemutarbalikan fakta,” sambungnya.

iklan

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Medan yang menyambut aspirasi masa, Robby Barus, mengatakan, kebebasan berdemokrasi sudah kebablasan. Pihaknya juga akan berupaya meminta pemerintah membatasi penggunaan media sosial dalam penyebaran pemahaman komunis, khususnya di Kota Medan.

Selengkapnya
https://waspada.co.id/medan/knpi-medan…

Iklan