Plt Gubsu Lapor Presiden Soal PLN

WOL Photo/Ega Ibra

MEDAN, WOL – Sekdaprovsu, Hasban Ritonga, menyebutkan Plt Gubsu sudah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo terkait permasalahan PLN dengan pihak pengelola pembangkit listrik swasta di Nias.

“Sudah dilaporkan Plt Gubsu, HT Erry Nuradi, ke Presiden soal PLN dengan pembangkit swasta itu,” kata Hasban, Rabu (6/4) malam.

Begitupun, lanjutnya, PLN harus tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dengan mengurangi pemadaman. PLN diharapkan taat aturan dan lebih mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Berilah pelayanan maksimal kepada masyarakat, kalau bisa kurangi pemadaman karena anak-anak sekarang ini mau belajar apalagi sedang Ujian Nasional (UN), mereka sangat butuh penerangan,” ujarnya menambahkan PLN sudah diberi negara kewenangan luar biasa yang harusnya dijaga.

“Artinya, janganlah negara makin tua, kinerja makin melorot. Kalau permasalahannya jumlah penduduk bertambah, alasan itu semua orang tahu. Tapi kan harus ada antisipasi dan manajemen persoalan,” tegasnya lagi.

Advertisement

Sebelumnya Plt Gubsu HT Erry Nuradi juga telah meminta PT PLN segera mengatasi krisis listrik yang terjadi di Sumut. Apalagi beberapa minggu pasokan listrik di Kepulauan Nias tidak stabil, akibatnya beberapa wilayah tidak mendapat aliran listrik.

Informasi yang diterimanya, saat ini pihak PT PLN masih menunggu renegoisasi antara PT PLN Sumbagut dengan PT American Power Rental (APR) selaku pengelola pembangkit listrik di Kepulauan Nias. Sementara ini, pembangkit listrik di Nias masih mengandalkan genset bantuan PLN yang hanya menghasilkan daya listrik 5 Megawatt.

“PLN sudah mengirim gensetnya dengan vendor yang baru dan sekarang sudah mulai beroperasi lagi, tapi dengan daya hanya 5 Megawatt. PLN juga sudah berusaha menghidupkan kembali pembangkit listrik induk di Nias yang awalnya dioperasikan PT APR, tapi karena banyak peralatan yang dicabut pembangkitnya belum bisa dihidupkan,” pungkas Hasban.(wol/aa/waspada/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL