KPK Harus Investigasi Dugaan ‘Remittance’ 5 Juta USD Kepada Rini Soemarno

Ilustrasi
Iklan

JAKARTA, WOL – KPK harus periksa Rini Soemarno terkait proyek kereta cepat dengan China Railway Construction (CRC) Ltd, dalam sebuah berita media online Brunei One yang sadur dari Kantor berita Reuter bahwa dari pengakuan petinggi CRC Limited Ji Wenlin and Zhou Yong Kang ditangkap karena kasus korupsi di proyek kereta cepat China di Thailand dan divonis hukuman 8 tahun dan 14 tahun penjara .

Kedua pejabat China Railway Corporation Limited ini dekat dengan Presiden Jokowi melalui  Rini Soemarno dan mereka hadir saat ground breaking projek Kereta Cepat Bandung- Jakarta.

Dari pengakuan Ji Wen Lin dan Zhou Yong Kang, Rini menerima uang remittance dari CRC sejumlah 5 juta dollar US.

Ketua Umum FSP BUMN Bersatu  Arief Poyuono dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu juga sedang menunggu data-data tentang adanya remittance yang mengalir dalam pinjaman China Development Bank kepada tiga bank BUMN sebesar 4.5 miliar dollar US yang diduga remittace yang diterima jumlahnya cukup besar dikisaran 50 juta dollar US.

Untuk FSP BUMN Bersatu, mendesak KPK untuk memgirimkan tim investigasi ke China untuk memantau jalannya persidangan kasus korupsi petinggi CRC terkait adanya remittance 5 juta dollar US ke Meneg BUMN dan melakukan kerjasama dengan komite pemberantasan korupsi China.

iklan

FSP BUMN juga mendesak pemerintah agar segera membatalkan kerjasama proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung karena sudah terindikasi adanya mark up dan praktek rente.(hls/data2)

Iklan