Akibat Kekeringan, Panen Padi Menurun

WOL Photo/chairul sya'ban
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Produktivitas panen padi sawah tadah hujan di Kabupaten Aceh Utara menurun drastis akibat kekeringan. Bahkan sejumlah petani Kecamatan Lhoksukon dan Baktiya Barat gagal panen, karena tanaman padi mengalami puso, Minggu (10/4).

Seratusan hektar sawah tadah hujan di Kecamatan Lhoksukon yang memasuki musim panen di antaranya, Gampong Cot U Sibak, Bintang Hu, Blang Aman, dan Menasah Nga. Sementara puluhan hektar sawah Cot Gupok Kecamatan Baktiya Barat, juga mengalami hal serupa.

Tgk Salamuddin, 43 tahun asal Cot U Sibak, mengakui produktivitas lahan sawah tahun ini menurun. Dikatakan, biasanya satu hektar mendapat gabah antara empat sampai lima ton. Namun tahun ini, setiap hektar hanya mendapat antara 2-3 ton. Geusyik Cot U Sibak, Ismail, menambahkan,sejak memasuki musim tanam tiga bulan lalu, tanaman padi kekurangan air.

“Saluran irigasi belum sampai ke sawah Cot U Sibak,” katanya menambahkan sejumlah petani setempat mengairi sawah dengan memanfaatkan saluran pembuang irigasi yang melintasi desa mereka dan sebagian kecil sawah yang bisa dialiri menggunakan pompa.

Lahan sawah yang tak terjangkau irigasi sistem pompanisasi, kekurangan air sejak petani mulai turun ke sawah, sekitar tiga bulan lalu. Hujan jarang turun, sehingga tanah sawah kering. Akibatnya, tanaman liar lebih cepat tumbuh.

iklan

“Tanaman rumput sulit dicabut karena tanah keras,” jelas Khalsum, 59 tahun, petani Cot U Sibak.

Kekeringan juga telah mengakibatkan tanaman padi menjadi puso. Sejak bibit padi dipindahkan ke lahan sawah, kebutuhan air tidak mencukupi. Meski sudah memasuki masa panen, butir padi tidak berisi.

Kepala Desa Cot Gupok, Tarmizi, menyebutkan sawah yang belum terairi karena tidak ada saluran induk sekitar Blang Aman. Dikatakan, sudah pernah direncanakan pembangunan saluran irigasi, tapi terkendala pembebasan lahan.

Untuk meningkatkan produktivitas padi di kawasan itu, Tarmizi mengharapkan pemerintah bisa melanjutkan pembangunan saluran irigasi.(wol/aa/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan