Wanita Hamil Minta Yusuf Tersangka Pemerkosa Dibebaskan

Tari hamil delapan bulan menangis saat menyaksikan jalannya rekonstruksi calon suaminya Yusuf jadi tersangka kasus pemerkosaan anak sekolah berusia 17 tahun di Polsek Medan Baru. (WOL Photo/Gacok)
Iklan

MEDAN, WOL – “Pak polisi tolong bebaskan calon suamiku Yusuf yang tertuduh kasus pemerkosaan ala sumkuning dan aku yakin dia tidak bersalah. Apabila anakku lahir, kami akan menikah,” tangis seorang wanita hamil delapan bulan, mengaku bernama Tari (20) di Polsekta Medan Baru, Rabu (16/3).

Wanita hamil ini menangis sejadi-jadinya, ketika menyaksikan jalannya rekonstruksi kasus pemerkosaan ala sumkuning (bergilir, red) dan satu pelakunya  Muhammad Yusuf alias Yusuf (18) yang digelar di Polsek Medan Baru, Jalan Nibung Utama, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.

Saat ditanya Waspada Online, wanita muda ini mengaku hamil karena “kecelakaan.”

“Bang aku hamil akibat ‘kecelakaan.’ Kami lakukan atas berdasarkan suka sama suka. Sudah tiga tahun kami pacaran. Keluargaku dan keluarga calon suamiku sudah saling kenal bahkan aku pernah sakit, Yusuf setia mendampingiku,” jelas Tari.

Menurutnya, rekonstruksi yang digelar polisi itu tidak yakin Yusuf terlibat. Tari menduga Yusuf bisa saja dijebak temannya yang terlibat dalam kasus tersebut.

iklan

“Semua ini, aku serahkan kepada yang di atas dan nanti pasti terkuak mana yang salah atau tidak. Aku yakin Yusuf tidak terlibat,” jelasnya dengan mata berkaca-kaca sambil tangannya mengelus-elus perutnya yang buncit.

Ditanya siapa yang mengasih tahu bisa melihat jalannya rekonstruksi, wanita hamil kulit kuning langsat penduduk Jalan Multatuli, Lingkungan III, Keluraham Hamdan Medan, menyatakan dia tahu dari temannya yang juga ikut mengantarnya ke Polsek Medan Baru.

“Yah….. mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa dengan kandunganku,” ungkapnya dan menambahkan calon suami bekerja jukir.

Sebelumnya, Polsek Medan Baru menggelar rekonstruksi kasus pemerkosaan ala sumkuning terhadap korban Ros (bukan nama sebenarnya) berusia 17 tahun di halaman Polsek Medan Baru.(wol/gacok/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan