Soal Jalan Rusak, Dinas Tarukim ‘Tutup Mata’

WOL Photo/Eko
Iklan

MEDAN, WOL – Sinyalemen menyebutkan Pemprovsu dan Pemko Medan diam terhadap keluhan masyarakat akan jalan rusak oleh proyek air limbah atau Metropolitan Sanitation Management And Health Project (MSMHP) terbukti.

Pasalnya, tidak ada pihak yang bersedia memberikan penjelasan saat ditanya wartawan, Rabu (30/3). Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim) Sumut selaku satker proyek itupun

terkesan tutup mata atas amburadulnya pekerjaan di lapangan. Mereka diduga tidak memonitor para kontraktor saat merekondisi beberapa ruas jalan di Medan.

Faktanya, hingga kini masih banyak jalan bekas galian proyek MSMHP masih rusak. Padahal, berdasarkan hasil kesepakatan yang digagas oleh anggota DPD RI Parlindungan Purba, pihak kontraktor dan Satker Proyek MSMHP berjanji akan merekondisi jalan yang rusak akibat air limbah paling lama akhir Maret 2016.

Kepala Satker Proyek MSMHP, Sahat H Tampubolon dan Syarifah, tidak berada di kantor Dinas Tarukim Sumut Jalan Pancing Medan saat hendak dikonfirmasi. Sahat juga tidak mau mengangkat telepon dan menjawab pesan singkat kepadanya.

iklan

Sementara itu, Kabid Air Limbah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Suharsono, malah kembali bertanya tentang kondisi jalan bekas galian air limbah. “Belum selesai ya? Nanti kita hubungi kontraktor dan Satkernya,” katanya.

Dia mengaku belum bisa memberikan teguran kepada para kontraktor karena janjinya merekondisi jalan akhir Maret ini. “Janjinya kan akhir Maret. Berarti masih ada satu hari lagi. Masih banyak rupanya yang belum diperbaiki ya?” tanyanya lagi.

Sekdaprovsu Hasban Ritonga pun meminta Dinas Tarukim memonitor kondisi jalan yang rusak akibat proyek air limbah tersebut. Katanya, Dinas Tarukim harus menyurati pihak-pihak terkait jika pembangunan proyek itu mengganggu kenyamanan warga.

“Pipanisasi tujuannya bagus, untuk air limbah di kota-kota modern. Tetapi ada regulasi yang mengatur tentang pengembalian jalan itu ke kondisi semula. Kontraktor yang bertanggungjawab memperbaiki itu semua. Tolonglah dikerjakan sesuai beban tanggungjawab kita masing-masing,” tegasnya.(wol/aa/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan