Politisi PKS: Menghakimi Pelaku Begal Adalah Wajar

Istimewa

MEDAN, WOL – Maraknya pelaku begal membuat masyarakat geram ketika pelaku tertangkap basah melakukan aksinya. Tak jarang, masyarakat yang mendapati para pelaku melakukan penghakiman sendiri, sebelum diserahkan ke pihak berwajib.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, M Nasir, tindakan yang dilakukan masyarakat tersebut adalah wajar. Pasalnya keamanan dan kenyamanan yang diberikan aparat penegak hukum kian sirna. Bahkan kinerja mereka (polisi) pun sudah mulai kendur.

“Saya tak salahkan tindakan anarkis warga, mungkin mereka punya latarbelakang keluarganya atau tetangganya yang menjadi korban pelaku begal,” ucapnya, Sabtu (12/3).

Nasir juga menyebutkan tidak sedikit pelaku begal harus kehilangan nyawa atau cedera parah akibat perlakuan warga yang tersulut emosi.

Politisi yang sempat duduk di DPRD Sumut ini menyarankan Pemko Medan dan Polresta Medan belajar dari kota lainnya, yang sudah maju dalam hal pemberantasan kriminal jalanan.

Advertisement

“Cobalah Pemko Medan dan Polresta Medan belajar dari Kota Bandung yang telah mempunyai aplikasi Panic Bottom (tombol keamanan) yang berfungsi meminimalisir angka kriminalitas di jalanan. Dengan tombol tersebut, masyarakat akan terhubung langsung dengan Polsek terdekat dan kejahatan dapat teratasi,” pungkasnya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN