Pengamat Lingkungan Apresiasi Komitmen Penghijauan TPL

WOL Photo

MEDAN, WOL – Pengamat lingkungan, Marandus Sirait mengapresiasi komitmen PT Toba Pulp Lestari, Tbk dalam menjaga penghijauan di kawasan Danau Toba. Hal itu terbukti dari upaya yang dilakukan TobaPulp yang telah mengembangkan dan menanam jutaan bibit pohon.

Ia mencontohkan, pohon Eucalyptus yang ditanam TobaPulp, perusahaan bubur kertas (pulp), menghasilkan oksigen (O2) yang kini dirasakan masyarakat khususnya di kawasan Danau Toba.

Bahkan penerima piala Kalpataru ini mengkritisi program pemerintah yang menanam 1 miliar pohon dalam program Go Green.

“Apa hasil penanaman satu miliar atau sejuta pohon? Gimana kondisinya dan keberadaannya sekarang?” tanya Marandus, Selasa (1/3).

Ia berpendapat bahwa pemerintah hanya gembar-gembor menanamnya, tapi tidak menjaga dan merawatnya. Secara logika, tambah Marandus, penanaman sejuta pohon yang digalak pemerintah sama dengan menanam satu pohon.

Advertisement

“Lebih bagus menanam sepuluh pohon tapi tumbuh sebelas dari pada menanam seribu pohon tapi tumbuh juga sebelas. Itu logika pemikiran saya,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Manager Humas TobaPulp Tagor Manik mengungkapkan, dalam konsep bisnis perusahaan pulp, mengelola Hutan Tanaman Industri (HTI) berdasarkan prinsip lestari dan berkesinambungan (sustainable). Dia memberi contoh, perusahaan hanya merencanakan penanaman tanaman pokok seluas 75 ribu hektare atau 40 persen dari luas konsesi. Padahal, dalam izin diperkenankan hingga 70 persen.

“Kebijakan itu untuk lebih memastikan bahwa ruang untuk kawasan konservasi hutan alam berfungsi lindung bisa mencapai 24,2 persen (45,59 hektare) atau lebih luas dari aturan yang dipersyaratkan pemerintah sebesar 10 persen,” ujar Tagor.(wol/cza/data1)

Editor: SASTROY BANGUN