Menag Ziarah ke Makam Malikussaleh

foto: Waspada
Iklan

ACEH UTARA, WOL – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, berziarah ke makam Sultan Malikussaleh di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, baru-baru ini. Pada kesempatan itu, Menteri Agama didampingi Ketua STAIN Malikussaleh Lhokseumawe, DR H Hafifuddin MAg.

Kepada wartawan, Menag mengatakan sejarah mencatat Sultan Malikussaleh selaku pemimpin Kerajaan Pasai di abad ke-13. Malikussaleh juga raja Islam pertama di nusantara. Dirinya bukan hanya dikenal dengan kepemimpinannya, melainkan juga keilmuan dan kealimannya.

Kerajaan Pasai semakin terkenal di belahan dunia, ketika tampuk pimpinan kerajaan berada di bawah kekuasaan putranya, Malikulzahir. Masa itu perkembangan dunia keilmuan berkembang pesat, peradaban juga demikian.

“Itu bisa kita buktikan dari bentuk uang dirham, yaitu uang logam berlapis emas di zaman itu,” sebut Lukman.

Intinya, menziarahi kubur orang-orang yang memiliki kealiman, yang memiliki sejarah besar, bukan hanya mendoakan, tapi paling utama mampu meneladani Sultan Malikussaleh, karena dia merupakan orang besar yang pengaruhnya tidak hanya di Aceh, tapi juga di seluruh nusantara bahkan dunia.

iklan

Melihat kondisi makam tersebut, kata Lukman, semua umat muslim di Indonesia tidak hanya pemerintah, tetapi seluruh masyarakat harus berusaha memperbaikinya menjadi lebih baik. Bukan hanya kondisinya, tapi tidak kalah penting adalah penjelasan sejarahnya.

Menag berpesan agar generasi muda lebih banyak mengetahui dan mengenali para pendahulunya. Karena itu, Pemerintah Provinsi Aceh memiliki peluang besar, karena situs sejarah itu menjadi lokasi wisata religius yang dapat dikembangkan.

“Apalagi di sini ada situs-situs sejarah yang penuh muatan nilai keagamaan. Ini menjadi sesuatu yang menarik untuk dikembangkan,” sebutnya.(wol/aa/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan