Jembatan Buloh Tidak Layak Pakai

Waspada
Iklan

MEUREUDU, WOL – Kondisi jembatan gantung Desa Buloh Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie, tidak layak lagi dilintasi kendaraan yag mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

Pasalnya, jembatan sudah mulai lapuk termakan usia. Keinginan masyarakat yang mendiami kawasan seberang Sungai (Krueng) Beuracan, agar jembatan menghubungkan wilayah itu dengan ibu kota kecamatan diganti permanen (besi).

“Kami sudah lama menginginkan jembatan itu diganti dengan konstruksi permanen. Sejak dibangun tahun 1970-an jembatan sepanjang 60×2 meter itu belum pernah direhab,” kata tokoh masyarakat setempat, Husen, baru-baru ini.

“Warga hanya bisa melakukan gotong royong memperbaiki jembatan yang rusak agar bisa dilalui. Untuk perbaikan lantai jembatan, warga mengumpulkan sumbangan masyarakat,” katanya lagi.

Camat Trienggadeng, Ishak, melalui stafnya mengakui lantai jembatan yang lapuk sering diganti penduduk agar tetap bisa digunakan sebagai akses transportasi. Diakui, kayu lapuk dengan sukarela diperbaiki oleh warga.(wol/aa/waspada/data1)

iklan

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan