Beranda Aceh Grand Design Pemekaran Aceh Sudah Diterima Mendagri

Grand Design Pemekaran Aceh Sudah Diterima Mendagri

0
Grand Design Pemekaran Aceh Sudah Diterima Mendagri
Ketua KP3 Pusat Alabas, Armen Deski bersama salah seorang pendukung Alabas, di Medan, Sabtu (12/3). (Istimewa)

MEDAN, WOL – Ketua Pusat Komite Percepatan Pemekaran Provinsi (KP3) Alabas, Armen Deski, mengatakan provinsi baru sedang menunggu proses kelahirannya. Berkas Grand Design pemekaran sudah diterima oleh Mendagri, dan dalam waktu dekat ini seluruh unsur KP3 akan berkunjung ke Jakarta, bertemu dengan Mendagri. KP3 Alabas akan meminta disahkan PP tentang pemekaran Provinsi Aceh.

Demikian dikatakan Armen Deski saat berbincang dengan Waspada Online, Sabtu (12/3), di Hotel JW Marriot Medan.

Dikatakan Armen, ribuan massa dari 12 kabupaten/kota yang ada di Alabas akan turut serta ke Jakarta. Pemekaran provinsi ini memang sudah beberapa kali gagal. “Rencana pemekaran Provinsi Alabas bukan untuk memecah-belah Aceh, melainkan untuk pemerataan pembangunan. Sehingga tidak ada lagi kabupaten/kota yang tertinggal kemakmurannya,” tegas Armen.

“Selama ini asumsi yang dibangun, bahwa pemekaran tersebut hanya untuk memecah-belah Aceh, sehingga Pemerintah Provinsi Aceh belum mengizinkan,” ujar Armen.

Menurut mantan Bupati Aceh Tenggara ini, dengan adanya pemekaran di provinsi baru, justru dapat menunjukkan keistimewaan daerah Aceh sendiri. Selama ini pemekaran provinsi sering disebut dan digadang-gadangkan hanya untuk kepentingan elit semata. “Namun, suara-suara sumbang tersebut dikeluarkan oleh kelompok orang yang anti pemekaran, dikarenakan ketakutannya akan hilangnya kekuasaan, bila provinsi Alabas berdiri,” jelas Armen.

Masih menurut Armen, pemekaran Provinsi Alabas, tidak lain untuk mensejahterakan masyarakat yang berada di pantai Barat-Selatan, yang dinilai kurang diperhatikan Pemerintah Aceh. Bahkan Armen menginginkan, Provinsi Aceh dapat dimekarkan menjadi Empat Provinsi baru yakni, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Provinsi Ala, Provinsi Abas dan Provinsi Pase, dengan tetap memiliki Satu Wali, di empat provinsi tersebut.

“Ini angan-angan saya sebelumnya, agar masyarakat Aceh sejahtera. Dan pemekaran provinsi ini, murni suara masyarakat, bukan kepentingan elit. Tetapi ini kelak untuk anak cucu kita,” demikian Armen.

Armen berharap, PP Pemekaran Provinsi ini, harus sama-sama dikawal, pihaknya berdoa tahun 2016 ini Provinsi Alabas dapat terwujud demi kesejahteraan Aceh. “Usaha kita sudah mendekati. Mudah-mudahan pada tahun ini, dan dalam waktu dekat dan tidak lama lagi PP Provinsi Alabas segera disahkankan Pemerintah Pusat,” tutup Armen dengan nada optimis. (wol/kdf/ags/data1)

Editor: Agus Utama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here