Demo Pengadaan 22 Mobil DPRD Nyaris Baku Hantam

foto: Waspada
Iklan

TANJUNGBALAI, WOL – Sejumlah mahasiswa berdemonstrasi di depan Gedung DPRD Tanjungbalai meminta Plt Gubsu HT Erry Nuradi membatalkan pengadaan 22 mobil dinas untuk anggota dewan pada APBD TA 2016, Kamis (17/3).

Dalam orasinya, pendemo menyampaikan penolakan disahkannya pengadaan 22 unit mobil dinas. Massa mengecam keras karena pengadaan senilai Rp6 miliar ini dinilai mencederai perasaan masyarakat.

“Mobil ini tidak layak untuk dewan karena tidak mementingkan kesejahteraan masyarakat. Seharusnya, dana sebanyak itu digunakan untuk peningkatan pelayanan kesehatan dan pembangunan ekonomi masyarakat,” teriak mahasiswa.

Dari segi geografis, kata orator, luas Kota Tanjungbalai hanya seluas 6 Km persegi dan sangat cukup. Alhasil, pengadaan mobil itu tidak mendesak dan seharusnya digunakan untuk kepentingan yang lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan peningkatan sektor pembangunan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Selain Plt Gubsu, pendemo juga mendesak Wali Kota Tanjungbalai meninjau ulang pengesahan anggaran belanja mobil dinas dewan dengan mengeluarkan rekomendasi pembekuan anggarannya. Sebab, hingga kini DPRD setempati belum menunjukkan kinerja maksimal.

iklan

Ketua Fraksi PPP, M Yusuf, menemui pengunjukrasa yang berorasi. Secara pribai, Yusuf menyatakan pihaknya mendukung sikap massa menolak pengadaan mobil dinas dewan. Yusuf pun akan menyampaikan pernyataan sikap mahasiswa kepada pimpinan DPRD.

Dalam aksi tersebut, petugas keamanan dan pendemo juga nyaris terjadi baku hantam dan saling dorong. Kericuhan berhasil ditangani dan pengunjukrasa membubarkan diri dengan tertib.(wol/aa/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan