Apindo Nilai Wajar Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Ilustrasi
Iklan

JAKARTA, WOL – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) justru menilai wajar kenaikan iuran BPJS Kesehatan peserta mandiri. Pasalnya, klaim dari peserta mandiri lebih besar dari pada peserta penerima upah.

“Kenaikan kemarin itu kan lebih ke (peserta) mandiri yang iurannya ditambah kalau menurut saya memang yang pekerja mandiri itu yang klaimnya paling tinggi,” papar Ketua Apindo Haryadi B Sukamdani, Minggu (13/3/2016).

Dia menjelaskan, berdasarkan record dari BPJS Kesehatan, peserta mandiri tidak membayar secara rutin. Ketika sakit, lanjut dia, mereka mendaftar BPJS Kesehatan namun setelah sehat tidak membayar iuran.

Bila dibandingkan dengan peserta penerima upah yang setiap bulannya harus menyetor iuran. Haryadi menilai konsep gotong royong dari peserta penerima upah perusahaan lebih terasa. Sehingga wajar kalau peserta mandiri dibebankan iuran yang lebih tinggi.

“Nah itu menurut pandangan saya wajar kalau iurannya lebih tinggi, kalau pekerja mandiri itu mereka memang agak sulit di monitor karna mandiri lain sama perusahaan,” tukasnya.(hls/data2)

iklan
Iklan