Pedagang Kaki Lima Pasar Sei Sikambing Ditertibkan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, WOL – Puluhan pedagang kaki lima di Pasar Sei Sikambing, Medan, terutama pedagang ikan dan sayur mayur yang biasa menggelar lapaknya di badan Jalan Kapten Muslim terkejut bukan kepalang saat melihat sejumlah 150 petugas Satpol PP Kota Medan tiba-tiba datang dan melakukan penertiban, Kamis (4/2).

Meski berusaha mempertahankan dagangannya, namun petugas Satpol PP lebih cepat dan sigap mengamankannya.

Penertiban ini dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Medan, M Sofian. Dengan tegas, mantan Camat Medan Area itu memerintahkan anggotanya untuk mengangkut dagangan para pedagang yang acap kali menyebabkan terjadinya kemacetan arud lalu-lintas di persimpangan Jalan Gatot Subroto/Jalan Kapten Muslim.

Pedagang kaki lima yang didominasi inang-inang (ibu-ibu, red) ini, berusaha sekuat tenaga menghalangi petugas yang ingin mengangkut dagangannya. Ada yang memeluk keranjang berisi sayuran, ada juga yang coba merebut ember berisi ikan dari tangan petugas. Di samping itu ada pula yang tarik-tarikan keranjang maupun payung dengan petugas.

Malah lebih dari itu, salah seorang pedagang pria yang tidak terima barang  dagangannya diangkut sempat melempar petugas dengan batu sebagai bentuk pelampiasan kemarahannya. Namun upaya tersebut kandas, sebab petugas tetap saja menjalankan tugasnya untuk memberikan efek jera agar para pedagang kaki lima tidak berjualan di badan jalan lagi.

iklan

Penertiban berlangsung singkat, sebab  kehadiran petugas beserta  sejumlah truk dan pick-up untuk melakukan penertiban menyebabkan terjadinya kemacetan lalu-lintas. Apalagi para pedagang kemudian memenuhi badan jalan sebagai bentuk protes keras atas penertiban yang dilakukan tersebut. Itu sebabnya Kasat Pol PP, Sofian langsung memerintahkan anggotanya unutk meninggalkanm lokasi.

Menurut Sofian, penertiban ini dilakukan karena  warga, terutama para pengemudi kenderaan bermotor sudah sangat resah atas keberadaan para pedagang kaki lima.

“Kita sudah berulangkali melakukan penertiban di tempat ini namun para pedagang tetap saja membandel. Selama ini dagangan mereka yang kita angkut dikembalikan pada saat mereka (pedagang) datang ke kantor. Namun untuk memberikan efek jera, barang dagangannya kali ini tidak akan kita kembalikan lagi!” tegasnya.(wol/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan