Banjir Aceh Utara Meluas, Ribuan Jiwa Mengungsi

WOL Photo/Chairul Sya'ban

LHOKSUKON, WOL – Banjir yang menerjang sejumlah desa di Kabupaten Aceh Utara hingga siang ini, Senin (08/2), kian meluas ke 41 desa lainnya yang ada di lima Kecamatan.

Ketinggian air rata-rata berkisar antara 50 centimeter hingga dua meter, bahkan berdampak pada 2.969 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa mencapai 12.292 jiwa.

Sementara laporan yang diperoleh Waspada Online dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, sejumlah Kecamatan yang diterjang banjir hari ini meliputi Kecamatan Langkahan, Matangkuli, Lhoksukon, Pirak Timu, Tanah Luas. Awalnya banjir sempat surut.

Sedangkan kawasan terparah yang diterjang banjir menurut Kepala BPBD Aceh Utara, Munawar SE, yakni Kecamatan Langkahan dan Matangkuli.

Banjir mulai melanda sejak kemarin, namun akibat hujan yang terus menerus mengguyur banjir pun kembali meluas.

Advertisement

“Banjir mulai datang sejak sore kemarin pukul 15.00 WIB, awalnya masih melanda Kecamatan Langkahan dan Matangkuli. Namun sejak malam tadi akibat hujan yang sangat lebat, banjir kembali meluas ke tiga kecamatan lainnya,” sebut Munawar saat dikonfirmasi Waspada Online di ruang kerjanya.

BPBD bersama Tim Search and Rescue (SAR), sambung Munawar, kini sudah turun ke masing-masing lokasi banjir guna mengevakuasi korban banjir dengan mengerahkan empat unit boat evakuasi.

Banjir terjadi akibat hujan yang sangat deras selama tiga hari ini yang menyebabkan sungai Krueng Kreuto, Krueng Peuto, Krueng Jambo Aye dan Krueng Pirak meluap, bahkan satu titik di Lhoksukon tanggul jebol sepanjang 30 meter.

Berdasarkan data yang diperoleh Waspada Online dari BPBD Aceh Utara, sejumlah desa yang diterjang banjir di Langkahan meliputi Desa Leubok Pusaka dan Buket Linteung. Kecamatan Pirak Timu, meliputi Desa Teupin U, Ceumeucet, Krueng Pirak, Leupe, Matang Keh, Pange, Geulumpang, Bungong, Asan Krueng Kreh, Beuracan Rata, Trieng Krueng Kreh, Reungkham, Keutapang, dan Bili Baro.

Kecamatan Tanah Luas meliputi Desa Blang, Tanjong Mesjid, Serbajaman Baroh, dan Rayeuk Kuta. Kecamatan Lhoksukon meliputi Desa Meunasah Krueng (KM 5), Babah Geudubang (KM 4), Geulumpang (KM 10).

Sedangkan Kecamatan Matangkuli masing-masing merendam Desa Teungoh Seuleumak, Tanjung Tgk Kari, Alue Euntok, Tumpok Barat, Meuria, Hagu, Alue Thoe, Ceubrek, Lawang, Siren, Tanjung Haji Muda, Parang IX, Mee, Tanjung Tgk Ali, Baro, Peunti, Blang, Leubok Pirak, Pante Pirak, dan Meunje Pirak.

Di Kecamatan Langkahan dan Matangkuli, sebanyak 1.384 jiwa kini terpaksa mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Selain itu, ratusan hektare areal persawahan dan pertanian lainnya juga ikut terendam banjir.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN