Sumut Siaga, Restoran Milik Amerika Tak Ada Pengamanan Khusus

WOL Photo/eko kurniawan
Iklan

MEDAN, WOL – Peristiwa bom yang terjadi di Sarinah Plaza Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat memberikan dampak di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di Kota Medan, Kamis (14/1).

Pasalnya aksi teror bom yang dilakukan teroris, kerap menargetkan pusat keramaian, pusat perbelanjaan dan tempat-tempat makan atau restoran yang berbasis dengan negara Amerika.

Salah satunya, restoran cepat saji asal negara adikuasa, MC Donald yang berada di kawasan Merdeka Walk Medan, walaupun banyak warga Kota Medan yang mulai resah dengan tragedi bom di Sarinah Plaza Jakarta, namun restoran tersebut tetap berjalan seperti biasanya dan tidak ada terlihat pengamanan khusus dari personil kepolisian maupun petugas pengamanan.

Menurut pengakuan salah seorang pengunjung di restoran tersebut, Anindi, karyawan bank swasta di Medan, menyebutkan ketika mendengar kejadian tersebut, dirinya merasa panik dan takut berdampak di Medan.

“Resah dan takut, karena kita tidak pernah tahu para pelaku itu beraksi. Apalagi gerak-gerik dan ciri-cirinya seperti apa kita tidak tahu, jadi begitu dengar kejadian itu, saya merasa was-was. Apalagi salah satu ledakannya berada di depan Starbucks Coffee milik Amerika,” tuturnya.

iklan

Pantauan Waspada Online, Bukan hanya di restoran cepat saji tersebut yang tidak ada pengamanan khusus, di salah satu coffee shop milik negara Adikuasa, Starbucks Coffee di kawasan Hermes Place Medan juga tidak terlihat ada pengamanan dan tetap ramai seperti biasa.

Hal yang sama juga dikatakan, Nina Mutia, pengunjung coffee shop tersebut, menurutnya dengan kejadian bom di Sarinah Jakarta menjadi kekhawatiran sendiri baginya.

“Khawatirlah pastinya bang. Takutnya berdampak ke Medan. Kita tau sendiri di Medan juga banyak tempat-tempat keramaian dan restoran maupun cafe-cafe yang dikelola oleh negara Amerika. Harapannya, kepada personil kepolisian untuk tetap antisipasi dengan melakukan pengamanan di titik-titik rawan seperti pusat keramaian di Medan,” tutupnya.(wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan