Basaria Klaim Penggeledahan di DPR Sesuai Prosedur

WOL Photo

JAKARTA, WOL – Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menilai penggeledahan di Gedung DPR dalam rangka penyidikan kasus dugaan suap yang menjerat politikus PDIP Damayanti Wisnu Putransu sesuai dengan aturan.

Hal itu disampaikan Basaria untuk membantah pernyataan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang mengatakan penggeledahan yang dilakukan KPK melanggar karena membawa polisi Brimob bersenjata lengkap. “Sudah sesuai prosedur (penggeledahan),” kata Basaria saat dikonfirmasi, Selasa (19/1).

Pihaknya siap apabila pimpinan DPR memanggilnya guna mendengar klarifikasi terkait penggeledahan yang dilakukan dengan membawa personel Brimob itu. “Kalau di undang siap dong (untuk hadir),” tegasnya.

Sebelumnya Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati juga menyebut penyertaan personil Brimob dalam penggeledahan itu sudah sesuai SOP yang ada.

“Tidak ada perbedaan penggeledahan di DPR dan sebelumnya. Jadi untuk penggunaan Brimob, KPK memang selalu meminta bantuan dari kepolisian,” ujarnya.

Advertisement

Penyertaan personil Brimob dalam setiap penggeledahan yang dilakukan pihaknya sebagai langkah antisipasi tindakan-tindakan yang tak diinginkan saat melakukan penyidikan suatu perkara.

“Senjata lengkap itu tujuannya mengamankan penggeledahan, menjaga keterlibatan pelaksaaan dan pihak yang digeledah dan risiko dari luar, Pasal 127 dan 128 KUHAP,” kata dia.(inilah/data1)