Banjir Aceh Utara Rusak Sarana Umum Masyarakat

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Munawar Ibrahim SE. (WOL Photo/Chairul Sya'ban).
Iklan

LHOKSUKON, WOL – Banjir besar dengan ketinggian rata-rata 1,5 meter yang menerjang tujuh Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara kini sudah kering total. Namun berapakah kerugian yang dialami akibat banjir tersebut?

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Munawar Ibrahim SE menyebutkan, pihaknya belum mengetahui secara persis berapa kerugian. “Sebab, belum ada laporan dari masing-masing Camat,” ujar Munawar kepada Waspada Online, Kamis (21/1).

Akan tetapi kata dia, banjir merusak sarana umum masyarakat. Seperti jembatan, pintu air, saluran, dan tanggul. Hanya saja total kerugian yang belum diperoleh, pun masih penaksiran. “Kerugian masih ditaksir,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, ada beberapa titik di Kecamatan Matangkuli dan Sawang yang menyebabkan sarana umum masyarakat menjadi rusak akibat diterjang banjir tiga hari lalu.

“Untuk kerusakan sudah kami data dan sudah kami laporkan ke Provinsi di Banda Aceh. Dari Balai Pengawasan dan BNPB Pusat bahkan sudah mengecek langsung ke lokasi banjir itu,” sebutnya lagi.

iklan

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Aceh Utara, Drs Isa Anshari mengatakan, pihaknya akan segera memperbaiki sejumlah sarana umum masyarakat yang rusak. Dan mesti dihitung jumlahnya secara umum.

“Ada tujuh kecamatan yang banjir kemarin, dan sudah kita berikan bantuan masa panik. Sementara untuk tanggul yang patah untuk agar kita buat kembali harus kita hitung dulu segala macam,” ujar Sekda.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan