Pencemaran Nama Baik, Ketua KNPI Sumut Terancam Ditahan

Kombes Pol Helfi Assegaf (WOL Photo/Sastroy Bangun)
Iklan

MEDAN, WOL – Terkait kasus dugaan pencemaran nama baik tokoh masyarakat Sumatera Utara, Haji Anif, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut, Dodi Sutanto, diperiksa pihak Polda Sumut.

“Dodi sudah dipanggil sebagai saksi, kalau ada unsur pidana dapat dilakukan penahanan atas pertimbangan penyidik,” kata Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Helfi Assegaf, Rabu (30/12).

Disebutkan, sejauh ini pihak Subdit II/ Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Poldasu sudah memeriksa sedikitnya enam saksi.

“Masih enam orang saksi yang diperiksa. Kita juga sudah memintai keterangan saksi ahli, dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sumut dan dari Dewan Pers,” jelas Helfi.

Sementara itu informasi diperoleh di Mapolda Sumut menyebutkan, Dodi datang memenuhi panggilan Subdit II/Cyber Crime Dit Reskrimsus Poldasu, Selasa (29/12) sekira pukul 15.30 WIB. Hal ini dibenarkan Direktur Reskrimsus Poldasu, Kombes Pol Ahmad Haydar.

iklan

“Lagi dilaksanakan pemeriksaan. Keterangan lebih lanjut, nanti setelah tahun baru. Karena ini masih dalam tahap penyelidikan,” kata Haydar melalui pesan singkat kepada wartawan.

Sebelumnya, wartawan mencoba mengkonfirmasi Dodi via ponsel, namun meski ponselnya terdengar aktif, Dodi tak memberi jawaban.

Diketahui sebelumnya, tokoh masyarakat di Sumut, H Anif mengadukan pencemaran nama baik ke Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut, Kamis (17/12) lalu. Namun, terlapor kasus pencemaran nama baik itu masih dirahasiakan karena menyangkut media massa. “Terlapornya masih dalam lidik (penyelidikan),” imbuh Kabid Humas ketika itu.

“Berdasarkan laporan yang sudah dibuat, penyidik menerapkan Undang-undang (UU) Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE), yakni Pasal 27 ayat 3 jo pasal 45 ayat 1 UU No.11 tahun 2008,” pungkasnya.(wol/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan