Kasus Universitas of Sumatera Mengendap, Mahasiswa Demo Polresta

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, WOL – Mengendapnya kasus penggunaan ijazah palsu Universitas of Sumatera yang kini ditangani oleh Polresta Medan membuat puluhan mahasiswa berdemo di depan pintu masuk Mapolresta Medan, Kamis (3/11).

“Jika pihak polisi tidak mengembangkan penyelidikan kasus ijazah palsu terbitan University Of Sumatera, maka dari itu, kami nanti akan gunakan gelar profesor sebab yang menggunakan gelar palsu sama sekali tidak ditindak polisi. Selain itu yang menggunakan ijazah bodong aja enggak ditangkap,” terang pengurus Kasmar Langkat, Aliandi kepada Waspada Online di tengah guyuran air hujan.

Aliandi menyebutkan, seharusnya pihak kepolisian harus mengusut dan menindak pengguna ijazah bodong itu hingga tuntas. Dimana saat ini banyak aparatur negara yang menggunakan ijazah bodong. “Negara dalam hal ini tentu sangat dirugikan. Bagaimana mungkin pengguna ijazah bodong bisa duduk di pemerintahan. Saat ini belum ada ditangkap oleh aparat kepolisian pengguna ijazah palsu,” sebutnya.

Pengurus Kasmar Langkat itu mengungkapkan, salah satu pengguna ijazah bodong adalah Bendahara KONI Langkat dan Ketua ICW Langkat bernama Masud alias Mas. Sayangnya, sampai saat ini Masud tidak ditindak.

“Harusnya dia (Masud) ini ditindak. Kenapa sampai sekarang kasusnya tidak berjalan lagi,” ungkap Aliandi.

Advertisement

Diketahui, Satreskrim Polresta Medan berhasil menangkap Rektor Universitas Of Sumatera, Prof Marsaid Yushar karena menerbitkan ijazah palsu. Sebab kampus yang didirikan tidak terdaftar di Kopertis.

Dari tangan Marsaid Yushar polisi berhasil mengamankan beberapa ijazah palsu. Saat ini Rektor Universitas Of Sumatera tersebut tengah menjalani persidangan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN