DPRD: Pelayan Publik dan Infrastruktur Harus Ditingkatkan Pemko Medan

Rajuddin Sagala (foto: Ist)

MEDAN, WOL – Bendahara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Medan, Rajuddin Sagala, mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2016 senilai Rp5,380 triliun lebih sudah disahkan kemarin.

Dengan disahkannya APBD 2016 tersebut, pihaknya berharap Pemko Medan sudah bisa bekerja untuk membangun Kota Medan.

“Pelayanan publik bidang kesehatan dan pendidikan harus ditingkatkan. Contohnya, di rumah sakit harus lebih dimaksimalkan. Demikian juga dengan pelayanan kesehatan lainnya. Terutama pelayanan kesehatan di akar rumput, posyandu juga harus dihidupkan lagi,” ungkapnya, Rabu (23/12).

“Kemudian Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) baik rawat inap maupun rawat jalan, sehingga jika sewaktu-waktu masyarakat membutuhkannya bisa langsung terlayani. Tidak seperti semula ini, Puskesmas rawat inap hanya namanya saja, tidak pernah ditemukan Puskesmas rawat inap yang buka sampai malam hari,” sambungnya.

Untuk itu diharapkan, dengan disahkannya APBD 2016 ini, Pemko Medan bisa bekerja lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Pemko Medan harus memanfaatkan anggaran tersebut dengan sebaik-baiknya namun tetap sasaran.

Advertisement

“Kita sudah anggarkan dengan jumlah yang cukup memadai. Sehingga Pemko Medan melalui SKPD-nya harus benar-benar bekerja dengan memanfaatkan anggaran yang ada tersebut dengan sebaik-baiknya namun tetap sasaran. Jangan sampai serapan anggaran kembali rendah,” ujarnya.

Masih dibidang pelayaan publik, sambung Rajudin, seperti dibidang kependudukan. Pemko Medan diharapkan terus mengawasi dan mengarahkan mulai dari Kepala Lingkungan (Kepling), Lurah, Camat sampai Kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), supaya terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

“Seperti pengurusan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akte Kelahiran, maupun kematian agar dipermudah. Apalagi Pemko Medan sendiri sudah menekankan pelayanan publik merupakan prioritas utama yang harus dilakukan,” imbuhnya. (wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN