Dompet Duafa Gelar Aksi Layanan Sehat di Hari Ibu

WOL Photo
Iklan

MEDAN, WOL – Ibu adalah lambang kehormatan seorang anak di dunia. Tanpa ibu tidak mungkin terlahir seorang pemimpin hebat baik masa lalu dan saat ini.

Demi mengekpresikan cinta untuk ibu di Hari Ibu Nasional serta penyuluhan Aksi Layanan Sehat, Dompet Dhuafa Waspada menggelar acara Senyum Ceria Bersama Anak Sungai Deli, Selasa (22/12) kemarin.

Dompet Dhuafa Waspada menggelar pemeriksaan gigi gratis untuk ibu dan anak, pembagian hijab untuk ibu dan dongeng ceria di Rumah Baca Kopasude Kampung Badur.

Senyum Ceria Bersama Anak Sungai Deli merupakan gerakan penyuluhan kesehatan untuk ibu dan anak yang tinggal di Daerah Pinggiran Sungai (DAS) agar mereka bisa menjaga kesehatan akibat sanitasi lingkungan yang jelek dalam peningkatan tertularnya penyakit demam  berdarah,  malaria  dan radang  hati.

Antusias warga akan kehadiran Tim Dompet Duafa Waspada, Fema fasilkom-TI dan Kopasude, mendapat respon yang sangat baik dari warga puluhan ibu dan anak hadir pada acara tersebut.

iklan

Aksi layanan sehat di hari ibu ini kegiatannya adalah penyuluhan kesehatan untuk anak dan ibu tentang tatacara mencuci tangan yang bersih dan benar agar terhindar dari berbagai kuman dan penyakit yang disebabkan oleh cacing. Acara tersebut menghadirkan Dr. Musdayani Nst, pemeriksaan gigi oleh Drg. Nurhayati, pemeriksaan dan konsultasi kesehatan oleh Dr. Ade Sinuhaji.

Branch Manager Dompet Duafa Waspada Hambali mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiasi kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya para ibu tentang pentingnya kesehatan bagi anak-anaknya.

Kesehatan ibu dan anak adalah sama sama pentingnya. Antara anak dan ibu memiliki keterkaitan satu sama lain, jika salah satu dari mereka mengalami sakit maka mereka akan merasakan juga.

“Ketika anak anak masih kecil yang masih membutuhkan ASI dari seorang ibu. Maka jika seorang ibu sakit maka anaknya pun yang mendapatkan ASI dari ibunya tersebut akan ikut sakit,”imbuhnya.

Kesehatan ibu penting bagi perkembangan dan pertumbuhan anak selanjutnya. Ibu yang sehat  mampu memberikan pendidikan dan kelayakan hidup bagi anak-anaknya, baik melalui aktivitas rumah tangga maupun ekonomi. Betapa pentingnya kesehatan ibu bayi dan anak.

Pada hari ibu Dompet Dhuafa Waspada ingin memberikan yang terbaik untuk peran ibu, bukan hanya di keluarga tapi juga di lingkungan. “Hormati ibumu karena doanya mampu menjadikan mimpi-mimpimu jadi kenyataan karena doa seorang ibu kepada anaknya tidak ada penghalang,” pungkasnya.

Acara ini juga sebagai moment launching Aksi Layanan Sehat yang akan menjadi program Dompet Duafa Waspada pada tahun 2016 mendatang.

Salah seorang ibu meneteskan airmata tatkala ketika games yang melatih ke kompakan antara ibu dan anak. Bagi anak yang memenangkan games diberikan hadiah berupa hijab yang diserahkan untuk ibunya. Tatkala pada games tersebut salah seorang anak dan mengenakan hijab kepada sang ibu sembari mengucapkan ‘Selamat Hari Ibu ya Ibu..Aku sayang sama ibu’. Air mata sang ibu pun tumpah suasana pun kian menjadi haru kala mereka berpelukan. “saya sangat terharu, karena baru kali ini anak saya mengucapkan selamat hari ibu” ujar Sundari (45) salah seorang ibu yang hadir.

Ia juga mengucapkan, terima kasih kepada Dompet Dhuafa Waspada dan para donatur yang telah memperhatikan ibu-ibu di lingkungan kami.

Kasih sayang ibu sepanjang jalan dan kasih sayang anak sepanjang galah, begitulah ungkapan pribahasa yang menggambarkan betapa besarnya kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Bagaimana tidak, Sejak ibu mulai mengandung 9 bulan, betapa berat beban yang ia rasakan, ketika melahirkan, ia mempertaruhkan nyawanya hanya demi anaknya bisa menikmati indahnya dunia. Sudah lahir, ibu masih menyusui dan menyuapi hingga besar. Sudah besar apa yang sudah kita buat untuk ibu kita?.

Dewasa ini, banyak anak-anak yang enggan mencium tangan sang ibu yang penuh kasih di depan umum. Padahal dengan hal sekecil itu merupakan bentuk perhatian, kasih sayang, dan penghormatan kita sebagai seorang anak. Berharap gerakan kasih ibu tidak hanya berhenti di hari ibu saja tapi bisa dilakukan di tiap hari. Kepada anak-anak bergegaslah temui ibu sebelum ia pergi tinggalkanmu dan kamu tidak akan temuinya lagi.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan