Dari Mana Izin Senjata Api Milik ‘Koboi’ di Kesawan?

Ilustrasi (Istimewa)
Iklan

MEDAN, WOL – Hingga saat ini Polsek Medan Barat terus melakukan penyelidikan terhadap kasus Rudi (42), warga Jalan Mesjid yang terlibat aksi ‘Koboi’ dengan menembaki wanita kurang waras di Jalan Kesawan, Medan beberapa hari lalu.

Demikian diungkapkan, Kapolsek Medan Barat, AKP Victor Ziliwu, kepada Waspada Online, Selasa (29/12).

Menurut Victor, saat ini pelaku sempat ditahan namun sudah dibebaskan, sebab pelaku dengan korban sudah melakukan perdamaian. “Memang kita bebaskan si penebar tembakan tersebut. Sebab pelaku dengan korbannya sudah berdamai,” tuturnya.

Walaupun begitu, sebut Victor, pihaknya tetap melakukan penahanan terhadap senjata api jenis air sofgun milik pelaku. “Tidak semua kita bebaskan. Senjata air sofgun tetap kita amankan. Saat ini tengah dilakukan penyelidikan dari mana senjata air sofgun tersebut didapat pelaku,” terangnya.

Diketahui, Robi, pria ‘Koboi’ jalanan mengendarai mobil menembaki seorang wanita kuras waras (gangguan jiwa) di Jalan Kesawan, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat.

iklan

Setelah menembaki orang tak waras itu, massa pun bertindak menangkap tersangka ‘Koboi’ jalanan, Robi, warga Jalan Mesjid, dan diserahkan ke Mako Polsek Medan Barat. Informasi yang peroleh Waspada Online di lapangan, penembakan itu terjadi pada Kamis (24/12) malam, tepat di malam perayaan Natal 2015.

Awalnya tersangka mengendarai mobil dan tidak diketahui dari arah mana, setiba di Jalan Kesawan dekat salah satu bank, dia memberhentikan mobilnya. Pria itu turun dari kendaraannya sambil menenteng senjata dan langsung menembaki korban berulang-ulang.

Menurut warga, Robi mengaku mobilnya dilempar oleh wanita kurang waras tersebut.
Karena tindakan tersangka arogan seperti ‘Koboi’ jalanan, massa dengan cepat bertindak. Selanjutnya, Robi bersama barang bukti sepucuk senjata api jenis air softgun diserahkan kepada pihak berwajib.Belum diketahui pasti dari mana izin dan pistol jenis air softgun itu diperoleh Rudi, kepolisian berdalih masih melakukan penelusuran. (wol/lvz/gacok/data2)

Editor: AGUS UTAMA

Iklan