KPK Dalami Penerimaan Uang ke Dirdik Jampidsus Kejagung

Maruli Hutagalung (foto: inilah.com)

BOGOR, WOL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pihaknya tengah mendalami dugaan penerimaan uang Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Maruli Hutagalung. Dimana Maruli disebut menerima uang senilai Rp500 juta dari OC Kaligis.

Maruli disebut menerima duit dari OC Kaligis dikatakan oleh Gatot Pujo Nugroho dan Evy Susanti di Pengadilan Tipikor yang mengungkap uang itu berasal dari Gatot dan Evy. Uang diberikan agar status tersangka kasus korupsi bantuan sosial Sumatera Utara di Kejagung bisa lepas.

“Itu bagian dari yang kami selidiki. Iya itu artinya akuntabilitas publiknya, pemeriksaan internalnya harus juga menindaklanjuti itu,” kata Wakil Ketua KPK, Zulkarnain, saat ditemui di kawasan Ciawi, Bogor, Sabtu (21/11/2015).

Ia mengatakan pendalaman dilakukan karena terungkap dalam persidangan. Namun, dia mengaku masih ada rangkaian yang terputus dalam pemberian uang itu.

“Terputusnya demikian, kalau uang sudah diserahkan, posisi uangnya dimana,” kata dia.

Advertisement

Dalam kesaksian, Evy Susanti selaku istri Gatot Pujo Nugroho membernarkan OC Kaligis memberikan uang senilai Rp 500 juta ke Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Pidana Khusus pada Kejaksaan Agung, Maruli Hutagalung.

Pengakuan ini muncul sewaktu Majelis Hakim Ketua Artha Teresia menanyakan pemberian uang Evy dan Gatot pada pihak lain. “Apakah ada pemberian lain?” tanya Artha.

Mendengar pertanyaan hakim, awalnya Evy diam seakan menutupi. Namun, pada akhirnya Evy mengakui bahwa ada sejumlah pemberian yang dilakukan oleh OC Kaligis kepada Dirdik Kejagung, Maruli Hutagalung.

“Disampaikan (OC Kaligis) pada saya, ada sejumlah uang yang diberikan kepada orang di Kejagung, Maruli (Hutagalung),” kata Evy.

Evy mengaku, dirinya memberikan uang pada Kaligis yang akan diperuntukan petinggi pada Kejaksaan Agung senilai Rp300 juta. Namun, uang yang diberikan pada Maruli bukan hanya bersumber dari dirinya, melainkan dari sang suami Gatot Pujo.

“Nilainya ke saya Rp300 juta, tapi kalau ke Pak Gatot jumlahnya saya tidak ingat, tidak tahu berapa,” ujar Evy.

Diketahui, dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Maruli Hutagalung disebut menerima unag Rp 500 juta dari Gatot Pujo Nugroho melalui pengacara senior OC Kaligis.

Tujuan pemberian uang untuk mengamankan status tersangka Gatot Pujo dalam perkara dugaan korupsi dana bantuan sosial dan dana bantuan daerah bawahan yang tengah ditangani oleh Kejaksaan Agung.(inilah/data1)