Inilah Kronologis Penangkapan 29 Bal Ganja di Mobil Agya

WOL Photo/ega ibra

MEDAN, WOL – Anggota Subdit Pembinaan Penegakan Hukum Direktorat Lalulintas Polda Sumut (Subdit Bin Gakum Dirlantas Poldasu) mengamankan 29 bal atau seberat 29 Kg ganja kering, berikut  satu unit mobil Agya abu-abu BK 1718 OJ di Simpang Jalan Thamrin/Jalan Sutrisno, Medan, Kamis (5/11).

Dijelaskan Kasubdit Bin Gakum Dirlantas Poldasu, AKBP Benny M. Saragih kepada Waspada Online, kronologis penangkapan 29 Kg ganja kering tersebut bermula saat anggotanya menggelar Pos Padat pagi yang memang rutin dilaksanakan setiap hari di beberapa titik padat/macet.

Kegiatan itu berlangsung dari pukul 06.00 WIB-08.30 WIB setiap paginya, saat itu pengendara mobil tersebut menerobos lampu merah di simpang Jalan Sutomo/Jalan Sutrisno, Medan. Kemudian petugas yang berjaga langsung melakukan pengejaran terhadap pengendara mobil, karena merasa ada yang tidak beres terhadap pengendara mobil.

Saat tiba di Simpang Jalan Thamrin, mobil itu langsung berhenti sementara supir dan salah seorang penumpang kabur sembari membawa kunci kontak. Anggota Lalu Lintas yang saat itu masih memarkirkan kendaraannya kecolongan karena keduanya berhasil kabur.

Selanjutnya anggota kepolisian langsung memeriksa isi mobil. Benar saja, dari jok belakang ditemukan 29 bal ganja kering yang disusun di dalam karung. Mobil dan juga ganja tersebut kemudian diboyong ke Mako Bin Gakum Ditlantas Polda Sumut yang berada di Jalan Putri Hijau, Medan.

Advertisement

“Anggota kita selalu rutin menggelar Pos Padat pagi setiap harinya, itu dilakukan di beberapa titik padat/macet. Saat itu, pengendara mobil menerobos lampu merah dan kemudian dikejar oleh anggota kita, namun saat tiba di lokasi supir dan seorang penumpang kabur sambil membawa kunci kontak, mobil ditinggalkan di pinggir jalan,” sebut AKBP Benny M. Saragih.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, hasil kerjasama dengan Regiden Ditlantas Polda Sumut, plat mobil itu asli dan sudah dijual oleh pemiliknya ke salah satu showroom di Medan sejak dua bulan lalu.

“Kita sudah periksa ke Ditlantas Poldasu, plat mobil itu asli. Namun berdasarkan data yang kita dapat, mobil itu sudah dijual oleh pemiliknya ke salah satu showroom di Medan ini sejak 2 bulan lalu,” tambah Benny yang enggan menyebutkan nama showroom mobilnya.

Disinggung soal keterlibatan pemilik atau orang dalam showroom, Benny mengaku bahwa untuk penyidikan itu akan diserahkan kepada Sat Narkoba Polresta Medan.

“Kalau itu bukan ranah kita lagi. Ini akan kita serahkan ke Satres Narkoba Polresta Medan hari ini, jadi merekalah nantinya yang akan menyelidiki sampai ke sana,” pungkasnya.(wol/roy/data2)

Editor: HARLES SILITONGA