Gelapkan Sepeda Motor, Istri Korban dan Warga ‘Hajar’ Tersangka

Dedy Rapih (17) tersangka penggelapan sepeda motor diamankan polisi.(WOL Photo/gacok)

MEDAN, WOL – Dedy Rapih (17) tersangka penggelapan sepeda motor milik pekerja Warnet Milala Mas, dihajar massa di Jalan Setiabudi, Pasar Pagi, lokasi ruko dekat warnet tersebut, Senin (2/11).

Informasi Waspada Online di lapangan, tersangka Dedy warga Jalan Perjuangan Medan, dua hari lalu datang ke warnet menemui Laksana Manalu (40) yang merupakan pekerja di warnet Milala Mas.

Kehadiran tersangka untuk meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak pulang ke rumahnya untuk mandi. Awalnya korban tidak memberikan dan dengan bujukan akhirnya korban Laksana Manalu meminjamkan kendaraannya dan sebelum dipakai, korban sempat mengingatkan tersangka agar cepat dikembalikan.

Tunggu punya tunggu, kendaraan tidak dikembalikan dan ternyata kendaraan itu dibawa tersangka jalan-jalan bahkan nonton permainan kudang kepang.

Setelah dua hari kemudian, korban mendapat info bahwa sepeda motornya sudah dijual. Sedangkan uang jual sepeda motor dipakai untuk biaya makan dan lainnya.

Advertisement

Lady Br Panjaitan (32) istri Laksana Manalu melihat tersangka di dekat warnet Milala Mas langsung didekati dan tanpa tanya panjang lebar, terus menangkap tersangka penggelapan sepeda motor tersebut.

Massa mengetahui tersangka terlibat kasus penggelapan sepeda motor langsung menghajarnya hingga babakbelur.

Petugas Reskrim Polsek Medan Sunggal yang sedang melintas di lokasi kejadian terus mengamankan tersangka dari amukan massa.

Dalam pengembangan lebih lanjut, tersangka Dedy dibawa ke komando Polsek Medan Sunggal.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Harry Azhar, mengatakan, tersangka masih menjalani pemeriksaan dan pihaknya mengembangkan kasus ranmor tersebut.

Secara terpisah, Lady Br Panjaitan istri korban mengatakan, yang menangkap tersangka adalah dirinya sendiri.

“Begitu dia aku tangkap, datang massa dan langsung menghajar tersangka. Suamiku Laksana Manalu cukup baik meminjamkan sepeda motornya, tapi tersangka kok teganya menjual sepeda motor itu. Berarti dia tidak menghargai suamiku,” jelas wanita berbadan gemuk ini. Atas kejadian ini, selanjutnya Lady Br Panjaitan mengadu ke Polsek Medan Sunggal.(wol/gacok/data1)

Editor: SASTROY BANGUN