Eddy Syofian Ditahan Kejagung, Sekda Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Siantar

foto: CNN Indonesia/Lalu Rahadian

MEDAN, WOL – Pasca dilakukannya penahan terhadap Kepala Kesbanglinmas Pemerintan Provinsi Sumatera Utara, Eddy Syofian yang juga sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Siantar oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (12/11) terkait kasus korupsi dana Bansos langsung direspon oleh Mendagri Tjahjo Kumolo.

Dengan kondisi kekosongan pimpinan pemerintahan di Siantar tersebut, Mendagri langsung mengunjuk Sekda Pemko Siantar sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Siantar.

“Tadi kita sudah menerima surat dari Mendagri yang isinya menunjuk Sekda Siantar sebagai Plh Wali Kota Siantar, ” ungkap Sekdaprovsu, Hasban Ritonga, Jumat (13/11).

Lebih lanjut, Hasban mengatakan bahwa dalam radiogram yang diterima Pemprovsu tersebut, Sekda Pematang Siantar diminta untuk menjalankan tugas sehari-hari Wali Kota Siantar terhitung mulai hari ini, Jumat (13/11).

“Surat dari Mendagri itu sudah kita teruskan ke Pemko Siantar agar bisa ditindaklanjuti. Dan soal penunjukkan Sekda sebagai Plh.Walikota, tidak ada batas waktunya. Jadi kemungkinan sampai menunggu perkembangan pemeriksaan Pak Eddy selanjutnya,” jelas Hasban.

Advertisement

Kemudian ditanya kembali apakah Pemprovsu akan kembali mengusulkan Pj Wali Kota Pematang Siantar, mengingat dalam UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Pj.Wali Kota Siantar, Eddy Syofian sudah berhalangan karena telah ditahan. Hasban hanya mengatakan, bahwa Pemprovsu masih menunggu perkembangan selanjutnya dari Mendagri. Kendati demikian, katanya, untuk usulan Pj.Walikota Siantar akan tetap diproses.

“Kita menunggu dulu perkembangan selanjutnya dari Mendagri, kalau usulan tetap kita proses,” terang Hasban.

Sementara itu, Kepala Biro Otonomi Daerah Pemprovsu, Jimmy Pasaribu mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mengusulkan nama baru pengganti Pj.Walikota Siantar, Eddy Syofian. Meskipun yang bersangkutan saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka kasus bansos oleh Kejagung.‬

‪”Sampai saat ini kita belum ada mengusulkan penjabat baru untuk mengganti Eddy Sofyan,” katanya lewat sambungan telepon, Jumat (13/11).‬

‪Selain itu Jimmy juga mengatakan, untuk mengetahui langkah apa yang harus dilakukan Pemrovsu pasca ditahannya Kaban Kesbangpolinmas, pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan Kemendagri.‬ “Dan yang pastinya, untuk hal ini kita akan minta petunjuk Kemendagri,” katanya.‬ (wol/rdn/data2)

Editor: SASTROY BANGUN