Anggota DPRD Sumut Mustofawiyah Diperiksa KPK Jadi Saksi

WOL Photo/Ega

MEDAN, WOL – Sejumlah 15 mantan anggota DPRD Sumut, atas kasus suap pengesahan APBD dan interplasi tahun 2009-2014, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan lanjutan di Sat Brimob Polda Sumut, Jumat (14/11).

Pantauan Waspada Online di Mako Brimob Poldasu, dari 15 mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 diperiksa KPK, salah satunya diperiksa, anggota DPRD Sumut, Mustofawiyah dari Fraksi Partai Demokrat.

Mustofawiyah menyebutkan, kedatangan dirinya ke Mako Brimob untuk memenuhi panggilan tim penyidik KPK sebagai saksi kasus suap pengesahan APBD dan Interplasi tahun 2009-2014 atas lima tersangka mantan anggota DPRD Sumut yang telah ditahan KPK.

“Saya hanya sebagai saksi atas lima rekan saya yang menjadi tersangka dalam kasus korupsi interplasi yang ditahan KPK,” sebutnya.

Disinggung mengenai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan KPK kepada dirinya, Mustofawiyah mengaku belum dilakukan pemeriksaan terhadap dirinya.

Advertisement

“Belum ada diperiksa KPK. Saya hanya sebagai saksi. Sudah ya saya mau sholat dulu ya. Nanti kita sambung lagi,” ujarnya sembari meninggalkan para wartawan yang sedang meliput.

Diketahui, dalam kasus suap Interplasi dan pengesahan APBD tahun 2009-2014, KPK menahan empat tersangka anggota DPRD Sumut periode 2009-2014, yakni Ketua DPRD Sumut Ajib Shah, mantan Wakil Ketua DPRD Sumut Sigit Pramono Asri, Mantan Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun dan Mantan Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga. Sementara  Kamaluddin Harahap yang sudah ditetapkan jadi tersangka mangkir dari panggilan KPK.

Sebelumnya, KPK juga telah menahan Gubernur Sumut Non aktif, Gatot Pujo Nugroho beberapa waktu lalu.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN