Akuisisi Pipa Gas PGN & Pertagas Akan Uji Coba Tahun Depan

Ilustrasi/cnnindonesia.com
Agregasi
Agregasi

 

KARIMUN JAWA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali mengkaji pemanfaatan bersama pipa gas milik PT PGN (Persero) Tbk (PGAS) dengan PT Pertagas yang merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero).

Deputi sektor Energi Logistik Kawasan dan Pariwisata Edwin Hidayat mengatakan, pemanfaatan bersama pipa-pipa milik negara ini masuk dalam Roadmap BUMN 2015 sampai 2019.

“Kita akan mulai uji coba perencanaan pengelolaan terpadu awal tahun depan dengan PGN sebagai leadnya,” kata Edwin di Kapal KM Kelud, Minggu (22/11/2015).

Edwin menyebutkan, saat ini Kementerian BUMN masih melakukan kajian mengenai pemanfaatan pipa milik BUMN. Sebab, pipa-pipa milik BUMN memiliki peran terhadap realisasi program ketenagalistrikan 35 ribu megawatt (mw).

Advertisement

“Sekarang pengkajian supaya lebih dalam grup korporasi. Yang urgen sekarang supaya tidak ada tumpang tindih jalur pipa gas. Karena penghambat penyaluran gas yang terkait 35 ribu mw,” tambahnya.

Lanjut Edwin, dalam Roadmap BUMN 2015 sampai 2019 juga ditetapkan untuk pemenuhan energi primer yang disediakan oleh PT Pertamina, PT PGN, dan PT EMI dalam merealisasikan 35.000 mw, bukan hanya soal pembangunan transmisi.

“Dalam kesepakatan kami, dalam planing 35 ribu sesuai energi mix yang ditetapkan PLN, maka PLN menggandeng Pertamina, Bukit Asam, EMI. Planing elektrifikasi tak boleh dipisahkan dengan penyediaan energi primer,” tandasnya.