Semangat Sumpah Pemuda Masih Relevan Jadi Panutan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, WOL – Semangat Sumpah Pemuda 87 tahun yang lalu, masih relevan bagi pemuda dewasa ini sebagai panutan. Pasalnya, pemuda merupakan garda terdepan dalam menjawab berbagai kondisi nasional yang sedang berada pada posisi kritis di berbagai bidang kehidupan.

Demikian dipaparkan akademisi Shohibul Ansor Siregar dalam kegiatan diskusi refleksi peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar Organisasi Kemasyarakatan Partisipasi Kristen Indonesia (Parkindo) Cabang Medan, Rabu (28/10).

Dipaparkan Shohibul, semangat patriotisme harus dimiliki pemuda agar dapat merajut harapan mencapai cita-cita dan tujuan nasional sebagaimana diatur dalam Pancasila dan Pembukaan UUD 1945.

Ditambahkannya, pemerintahan Jokowi-JK dalam visi misi yang diusung pada Pilpres lalu selalu mendengungkan Pancasila 1 Juni. Hal itu pasalnya kurang tepat dan mengindikasi bahwa rezim selalu berperan dalam merongrong persatuan dan kesatuan nasional.

Sehingga pemuda harus berperan sebagai pengontrol pemerintahan dan menjaga persatuan dan kesatuan nasional.

iklan

“Kalau pemerintahan sekarang selalu bicara Pancasila 1 Juni, maka nanti bukan tidak mungkin ada yang bicara Piagam Jakarta,” katanya.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat Parkindo yang turut hadir pada acara tersebut Luhut Pangaribuan mengatakan peranan Parkindo diharapkan menjadi bagian dari penyelesai atas beragam persoalan yang ada semisal kondisi kabut asap, korupsi dan sebagainya.

“Kader Parkindo harus memberi gagasan karena pertarungan ke depan adalah pertarungan gagasan/konsepsi menjadi garam dan terang,” ujarnya.

Diskusi tersebut dihadiri puluhan kader Parkindo Medan dan penasehat diantaranya Efendi Naibaho.

Ketua Mandataris Pembentukan Parkindo Kota Medan Ruben Panggabean menyebutkan kegiatan diskusi refleksi merupakan bagian dari tahapan konsolidasi organisasi sekaligus menciptakan wadah pemuda untuk berpikir bagi kebaikan bangsa dan negara.(wol/cza/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan