Ratusan Penumpang Lion Air Mengamuk di KNIA

Pesawat tertutup kabut asap saat lepas landas di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan kembali menyelimuti Sumatera utara sejak kemarin. (WOL Photo/Ega Ibra)

MEDAN, WOL – Ratusan calon penumpang pesawat Lion Air tujuan Bandung di Kuala Namu International Airport, Deli Serdang,  tampak marah-marah dan mengamuk di kantor Duty Airport Bandara, Sabtu (24/10) malam.

Para penumpang ini, menuntut pihak maskapai Lion Air, untuk membayar kompensasi dan memberangkatkan mereka malam ini juga. Pasalnya mereka sudah merasa diterlantarkan delay sejak pagi hingga malam tanpa ada kejelasan.

Sejumlah calon penumpang sempat bersitegang dan nyaris bentrok dengan staf maskapai yang coba menjelaskan alasan penundaan, namun para calon penumpang yang kesal langsung menumpahkan emosinya dengan mencaci maki staf Lion Air.

Jonson warga Bandung salah seorang calon penumpang terlantar, mengatakan, sudah menunggu sejak pagi tadi. “Saya sudah sejak pagi tadi sekira pukul 10.30 WIB menunggu diberangkatan, namun hingga pukul 20.00 WIB belum juga ada kejelasan kapan akan diberangkatkan,” jelas Jonson.

Sementara itu Staf Maskapai Lion Air, Robi menjelaskan keterlambatan penerbangan karena kabut asap, sehingga sejumlah pesawat tidak dapat mendarat di Kuala Namu International Airport (KNIA).

Advertisement

Dari hasil negosiasi Lion Air berjanji akan memberikan kompensasi sebesar Rp300.000,- per penumpang dan memberangkatkan mereka malam ini juga.(wol/rdn/data1)

Editor: SASTROY BANGUN