Polres dan BNNK Langsa Kerjasama Cegah Kasus Pedofilia

foto: BNNK Langsa

LANGSA, WOL – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa ikut serta bersama Polres Kota Langsa melakukan kegiatan pencegahan dalam upaya mengurangi kasus kekerasan terhadap anak (pedofilia). Sasaran difokuskan pada anak-anak tingkatan SD hingga SLTA.

Hal ini disampaikan pada kegiatan rapat koordinasi yang dilakukan bersama antara Polres Langsa, BNN Kota Langsa, Dinas Pendidikan Langsa dan Majelis Pertimbangan Ulama Kota Langsa, Rabu (21/10) kemarin.

Wakapolres Langsa, Kompol Hadi Saepul Rahman SIK, menyampaikan angka pelaku kekerasan pada anak mengalami peningkatan. Hal ini dilihat dari berbagai kasus yang bermunculan di beberapa bulan terakhir di berbagai daerah.

“Termasuk kasus terakhir di Aceh besar yang terjadi terhadap anak kelas 6 SD yang meninggal karena mengalami kekerasan fisik,” ucap Hadi.

Untuk itu, Kapolri memerintahkan para jajarannya untuk melakukan kegiatan pencegahan berupa sosialisasi dengan tujuan agar para orangtua maupun anak-anak semakin mengetahui akibat dari prilaku tersebut. Dalam hal ini, Polres Langsa melibatkan BNN, Dinas Pendidikan, dan MPU untuk membantu hal tersebut.

Advertisement

“Untuk tingkatan SLTP dan SLTA, sasarannya langsung kepada pelajar agar semakin paham akan dampaknya. Sedangkan tingkatan SD dan TK kita berikan pemahaman kepada guru. Tujuan agar lebih mengenali para siswanya,” jelasnya.

Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Navri Yulenny SH MH, menyampaikan kekerasaan terhadap anak erat kaitannya dengan penyalahgunaan narkobanya. Di beberapa kasus, para pelaku pedofilia merupakan penyalahguna narkoba.

Untuk itu, kegiatan sosialiasi mutlak dilakukan secara rutin agar kasus serupa tidak terulang lagi ke depannya. BNN akan menurunkan personilnya untuk membantu Polres Langsa dalam melakukan kegiatan sosialisasi kepada para pelajar.

Kadis Pendidikan Kota Langsa, Drs Saifuddin Razali MM, menyampaikan kepedulian terhadap anak saat ini rendah sekali. Hal inilah membuat angka kekerasan terhadap anak ini meningkat. Terkait itu, dirinya mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut dengan memfasilitasi untuk dilaksanakan di sekolah. Di mana, lokasi dan waktu pelaksanaan bisa disesuaikan oleh Polres Langsa.

Pelaksanaan sosialisasi dilaksanakan pada 26-29 Oktober 2015 yang tersebar di 12 sekolah di Kota Langsa. Dalam pelaksanaan ini, nantinya para pelajar dan guru akan mendapatkan materi tentang kekerasaan terhadap anak dan cara pencegahannya.(wol/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL