Poldasu Gerebek Perambahan Hutan di Labura

Ilustrasi (WOL Photo)
Iklan

MEDAN, WOL – Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Poldasu menggagalkan aktivitas perambahan hutan lindung yang berada di Dusun I, Desa Hatapang, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Dua orang saksi masing-masing, BS seorang operator eskavator dan P teknisi  kini diamankan guna dimintai keterangan terkait kasus ini.

Direktur Ditreskrimsus Poldasu, Kombes Pol Ahmad Haydar melalui Kasubdit IV/ Tipidter AKBP Robin Simatupang SH MHum kepada Waspada Online, Minggu (25/10) mengatakan, penggerebekan perambahan liar itu bermula dari adanya informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas ilegal itu. Berbekal informasi itu, petugas segera melakukan penyelidikan menuju ke lokasi.

“Informasi dari warga langsung kita tindaklanjuti dengan menurunkan personel ke lokasi. Dari lokasi kita amankan dua orang yang saat ini sedang kita periksa sebagai saksi,”ujarnya.

Meski sudah mengamankan dua orang saksi, lanjut Robin, pihaknya kini tengah melakukan pengejaran terhadap seorang yang diduga sebagai cukong pembalakan liar tersebut berinisial, TM alias G. Dari informasi yang beredar, TM yang saat itu tidak berada di lokasi.

Selain mengamankan dua orang saksi, petugas juga mengamankan barang bukti yaitu,  1 unit eskavator dan 200 batang kayu olahan jenis papan dan broti.

iklan

Karena lokasi yang cukup berat dan tidak memungkinkan untuk membawa barang bukti, pihaknya harus membuat berita acara (BA) penitipan barang bukti kepada kepala desa setempat. Sedangkan operator alat berat dan teknisi kini sudah diamankan ke Mapoldasu untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Kami telah membuat BA penitipan barang bukti di lokasi, mengingat sangat sulit melakukan pengevakuasian barang bukti dari lokasi,”tukasnya.(wol/roy/data2)

Iklan